BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarbaru**, Manajemen Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru, yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan, kini menghadirkan layanan Klinik Prostodonsia, yang merupakan praktik spesialis dalam pembuatan gigi palsu. Layanan ini dijadwalkan mulai beroperasi pada awal September 2024. Kepala Bidang Pelayanan RSD Idaman, dr. Siti Ningsih, mengonfirmasi bahwa praktik ini akan resmi dimulai pada Senin, 2 September 2024. Ia menjelaskan bahwa pemasangan gigi palsu bertujuan untuk mengembalikan fungsi gigi yang hilang atau rusak, sehingga pasien dapat terhindar dari kemungkinan gangguan kesehatan yang lebih serius. "Saat gigi hilang atau rusak, proses mengunyah makanan menjadi tidak optimal, yang dapat berdampak pada sistem pencernaan setelah makanan ditelan," jelas dr. Siti Ningsih. Kehadiran Klinik Prostodonsia merupakan langkah penting dalam memperluas layanan kesehatan yang ditawarkan oleh RSD Idaman Banjarbaru, yang sebelumnya lebih fokus pada pasien umum. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini RSD Idaman sedang berproses untuk memberikan layanan kepada pasien BPJS, dan berharap dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di sekitar. Selain itu, RSD Idaman telah menjalin kerja sama dengan Basarnas Banjarmasin dalam konteks rujukan medis bagi korban yang memerlukan pertolongan lebih lanjut. Nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Kepala Basarnas Banjarmasin, Al Amrad, dan Direktur RSD Idaman Banjarbaru, Danny Indar Wardhana, merupakan langkah awal untuk meningkatkan kolaborasi dalam penyelamatan dan penanganan medis. Al Amrad mengungkapkan bahwa meskipun Basarnas Banjarmasin memiliki tenaga medis, tugas mereka terbatas pada pemberian pertolongan pertama di lokasi kejadian. Ia berharap bahwa kerja sama antara unsur SAR dan rumah sakit ini dapat memberikan dukungan yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan medis. Keduanya berkomitmen untuk memastikan bahwa segala upaya pencarian dan penyelamatan dapat dilakukan dengan efisiensi dan kecepatan yang maksimal. ANTARA