MAKASSAR –
**Borneonews - Bulukumba, Sulawesi Selatan**, Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar baru-baru ini melaksanakan studi banding di Kabupaten Bulukumba, yang terletak di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan destinasi wisata bahari di daerah tersebut. Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba serta bekerja sama dengan Pengurus Cabang Ikatan Olahraga Fatmawati (IOF) Bulukumba. Menurut Dr. Windra Aini, selaku Koordinator Pendamping Mahasiswa Poltekpar, studi banding ini sejalan dengan beberapa mata kuliah, terutama paket *special interest tourism* atau wisata minat khusus. Dr. Windra menegaskan bahwa Bulukumba dikenal sebagai daerah yang memiliki destinasi wisata yang sangat menarik di Sulawesi Selatan, sehingga kunjungan ini menjadi sangat penting. Bulukumba telah lama dikenal dengan *marine tourism* yang menawarkan berbagai aktivitas seperti diving dan snorkeling, serta keindahan pantai berpasir putih. Lebih lanjut, Dr. Windra menekankan bahwa selain daya tarik pantai dan keindahan bawah laut, Bulukumba juga menyimpan potensi wisata lain yang tidak kalah menarik. Salah satunya adalah keunikan lanskap pegunungan dan area perdesaan yang patut untuk dieksplorasi. Sejalan dengan tujuan tersebut, Program Studi Perjalanan Wisata di Politeknik Pariwisata Makassar mendorong pengembangan produk wisata di Bulukumba agar semakin berkembang. Mereka berupaya memanfaatkan seluruh potensi yang ada untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih beragam. Disamping itu, tujuan lain dari penelitian ini adalah mengemas paket wisata yang menawarkan alternatif bagi para wisatawan. Selain mengunjungi Bira untuk kegiatan bermain air, mereka juga dapat menikmati keindahan alam yang ditawarkan oleh pegunungan dan desa-desa wisata di sekitarnya. Salah satu contoh menarik yang diungkapkan oleh Dr. Windra adalah potensi jelajah hutan karet di Kecamatan Bulukumpa. Ia meyakini bahwa aktivitas ini dapat menjadi program pengembangan yang menarik, apalagi jika dilakukan dalam kerjasama dengan salah satu komunitas Off-road yang ada di Bulukumba. Dengan demikian, kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mahasiswa mengenai pengembangan wisata di daerah tersebut. ANTARA