BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho, mengkonfirmasi bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap enam pasangan calon kepala daerah di RSUP dr. Sitanala, Neglasari, Kota Tangerang berlangsung dengan baik dan aman. Menurutnya, proses pemeriksaan kesehatan tersebut telah berjalan dengan kondusif. Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat menghasilkan pemimpin kota dan kabupaten yang tidak hanya amanah, tetapi juga sehat baik secara fisik maupun mental. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan di Tangerang, Kombes Zain Dwi Nugroho menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Kombes Zain juga menjelaskan bahwa pihak Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota telah melakukan tugas pengawasan dan pengawalan selama proses pemeriksaan kesehatan bagi calon Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Ini merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan para bakal calon selama pelaksanaan tes kesehatan. Tiga pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang yang telah menjalani tes kesehatan adalah Maesyal Rasyid bersama Intan Nurhikmah, Mad Romli dengan Irvansyah Asmat, serta Zulkarnain yang berpasangan dengan Lerru. Proses pemeriksaan kesehatan untuk mereka berlangsung pada Jumat, 30 Agustus. Sementara itu, tiga pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, yaitu Ahmad Amarullah dan Bonnie Mufidzar, Sachrudin berpasangan dengan Maryono Hasan, serta Faldo Maldini dengan Fadhlin Akbar, menjalani tes kesehatan pada hari Sabtu, 31 Agustus. Dalam konteks pengamanan, Kombes Zain Dwi Nugroho menegaskan pentingnya langkah ini untuk mencegah gangguan yang mungkin terjadi selama kegiatan *medical check up* (MCU) para bakal calon tersebut. Kegiatan ini menjadi semakin krusial untuk menjamin keamanan mereka dari potensi ancaman pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kombes Zain menjamin bahwa pihak kepolisian akan memberikan perlindungan maksimal bagi para bakal calon Bupati/Wakil Bupati dan calon Walikota/Wakil Walikota untuk memastikan bahwa proses ini dapat berlangsung dengan aman, jauh dari ancaman yang mungkin timbul. Dengan langkah-langkah pengamanan yang telah dilakukan, diharapkan semua pihak dapat fokus pada proses pemilihan yang bersih dan transparan demi kemajuan daerah. ANTARA