GORONTALO –
**Borneonews - Gorontalo Utara**, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, yang terletak di Provinsi Gorontalo, merasakan perlunya menjalin kemitraan dengan para investor untuk pengembangan akomodasi hotel di wilayah tersebut. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Mikdad Yeser, menyatakan bahwa daerah ini memiliki daya tarik pariwisata yang luar biasa. Terdapat 52 pulau yang indah, yang memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata. Di antara objek wisata terkenal lainnya, terdapat Benteng Orange yang terletak di Kecamatan Tomilito dan Pantai Monano di Kecamatan Monano, serta berbagai tempat menarik lainnya yang tersebar di 78 desa pesisir. Sayangnya, sampai saat ini, kawasan tersebut belum memiliki hotel yang cukup representatif untuk menarik minat wisatawan untuk menginap lebih lama, berwisata, dan berbelanja di lokasi ini. Mikdad mengamati bahwa wisatawan, baik lokal, nasional, maupun internasional, sudah mulai berkunjung ke daerah ini untuk menikmati keindahan pariwisata yang ditawarkan. Namun, mereka sering kali tidak tinggal lama karena terbatasnya pilihan penginapan yang tersedia, terutama hotel. "Banyak pengunjung lebih memilih untuk menginap di hotel-hotel yang berada di Kota Gorontalo," kata Mikdad. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya bagi pemerintah daerah untuk berinovasi dalam menyediakan opsi akomodasi. "Harapan kami adalah agar pemerintah daerah dapat lebih proaktif dalam menggandeng investor untuk pembangunan hotel di daerah ini," lanjutnya. Potensi pariwisata yang ada mesti dikelola secara efektif, karena dampak ekonominya dapat sangat signifikan. Mikdad juga berharap adanya langkah agresif dari pemerintah daerah untuk menarik perhatian investor. Ia menambahkan bahwa proses perizinan di wilayah ini cukup ramah dan sederhana, di mana birokrasi tidak terlalu berbelit-belit. Hal ini diharapkan dapat meringankan upaya untuk menarik investasi modal. DPRD juga menginginkan agar paling lambat pada tahun 2025, konsep pariwisata di Gorontalo Utara tidak hanya berfokus pada penataan, tetapi juga harus melangkah ke tahap yang lebih proaktif dalam mendatangkan investor serta mengelola potensi yang ada sebagai sumber pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata Gorontalo Utara, Robin Daud, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya untuk melakukan kemajuan dalam sektor pariwisata meskipun kendala terbatasnya anggaran menjadi tantangan. "Kami sangat menghargai dukungan dari DPRD. Kami berharap adanya alokasi anggaran yang tepat untuk meningkatkan program-program produktif dalam mempromosikan sektor pariwisata di daerah ini sehingga mempermudah kedatangan investor," katanya. ANTARA