PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah kembali melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah. Kali ini, monitoring dilakukan di Kabupaten Barito Utara pada 26--29 Agustus 2024.

Widyabasa Ahli Muda, Muston Sitohang, mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah mengatakan bahwa kegiatan Monev tersebut bertujuan untuk mengetahui proses pengimbasan pembelajaran Bahasa Dayak Bakumpai yang dilakukan guru utama kepada guru dan siswa di sekolah.

"Sekolah yang menjadi sasaran monev di Barito Utara ini adalah SDN 2 Jambu, SDN 3 Jingah, SMPN 3 Teweh Baru dan SMPN 2 Muara Teweh," kata Muston pada Minggu, 1 September 2024.

Muston berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dapat melakukan tahapan RBD ini ke sekolah lain secara bertahap.

Pada kesempatan tersebut, Kadisdik Barito Utara mengapresiasi para guru yang telah berhasil mengimbaskan pembelajaran Bahasa Dayak Bakumpai dengan baik.

Hadir pada Monev tersebut yaitu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin A Surapati, Kabid Dikdas, Samsul Asroijaya, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, Adharul Hamsi, 21 guru master, guru kelas, dan siswa dari sekolah-sekolah yang terlibat aktif dalam pengimbasan RBD di Kabupaten Barito Utara.(TESTI PRISCILLA/R)