**Borneonews - Khyber Pakhtunkhwa**, Otoritas kesehatan di Pakistan mengumumkan pada akhir pekan bahwa mereka telah mengonfirmasi kasus infeksi *mpox* (cacar monyet) yang ketiga. Kasus terbaru ini dilaporkan berasal dari Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.
Direktur kesehatan masyarakat setempat, Irshad Roghani, memberikan penjelasan mengenai pasien yang terdiagnosis. Pasien tersebut adalah seorang pelancong berusia 51 tahun yang menunjukkan gejala *mpox* saat tiba di bandara Peshawar. Penyakit ini mengharuskan pihak berwenang untuk segera melakukan penanganan dan pengawasan yang ketat terhadap apa yang dapat menjadi potensi penyebaran virus lebih lanjut.
Dengan penemuan ini, total kasus *mpox* yang terkonfirmasi di Pakistan sejak awal tahun ini menjadi tiga. Jika dilihat secara keseluruhan, Pakistan telah melaporkan sebanyak 12 kasus *mpox* dan satu kematian terkait penyakit ini sejak tahun 2022.
Untuk menanggapi situasi ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa kondisi *mpox* secara global perlu diwaspadai. Pada 14 Agustus, WHO telah menetapkan bahwa situasi ini merupakan "darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional".
Langkah-langkah pencegahan dan pengawasan kesehatan akan terus ditingkatkan untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini dan melindungi kesehatan masyarakat.
ANTARA
Kasus Ketiga Mpox Dikonfirmasi di Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







