BANDUNG –
**Borneonews - Kota Bandung**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menyatakan bahwa mereka akan menerima hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon (paslon) pada tanggal 4 September 2024. Langkah ini merupakan bagian dari proses tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bandung yang sedang berlangsung. Ketua KPU Kota Bandung, Wenti Prihadianti, menjelaskan bahwa pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dijadwalkan untuk menyerahkan laporan hasil pemeriksaan kesehatan kepada KPU pada tanggal yang sudah ditentukan tersebut. Hal ini sangat penting untuk memastikan semua calon memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya. Hingga saat ini, terdapat tiga dari empat bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang telah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan kesehatan di RSHS Bandung. Ketiga pasangan yang dimaksud adalah Muhammad Farhan-Erwin, Arfi Rafnialdi-Yena Iskandar, dan Dandan Riza Wardana-Arif Wijaya. Sementara itu, calon Haru Suandharu-Dhani Wirianata direncanakan akan menyelesaikan tes kesehatan pada hari ini. Setelah proses pemeriksaan kesehatan diselesaikan, KPU Kota Bandung akan melanjutkan dengan tahapan verifikasi administrasi. Pada tahap ini, KPU akan mencocokkan hasil tes kesehatan yang diperoleh dari setiap bakal pasangan calon kepala daerah. Wenti menambahkan, setelah serangkaian proses tersebut, pada tanggal 22 September, KPU akan menetapkan calon pasangan yang memenuhi syarat. Calon yang sebelumnya terdaftar sebagai bakal calon akan diumumkan sebagai pasangan calon yang resmi. Sementara itu, Direktur Utama RSHS Bandung, Rachim Dinata, mengungkapkan bahwa untuk mendukung pemeriksaan kesehatan para calon kepala daerah, mereka melibatkan 25 dokter spesialis. Tindakan ini dilakukan baik untuk calon di tingkat provinsi maupun untuk para calon di kabupaten dan kota yang ada di Jawa Barat. Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan, terdapat tiga aspek utama yang menjadi fokus, yakni kesehatan fisik, kesehatan mental, dan pemeriksaan narkoba. Rachim menjelaskan, tim medis terdiri dari berbagai spesialis, termasuk spesialis mata dan THT. Selain itu, dalam prosedur pemeriksaan ini, fasilitas penunjang seperti *Electrocardiogram* (EKG) dan kemungkinan *CT Scan* juga disediakan jika diperlukan, guna memastikan pemeriksaan komprehensif untuk setiap calon. ANTARA