**Borneonews - Purwokerto**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan dari dua bakal pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati yang akan berpartisipasi dalam pemilihan umum bupati 2024 mendatang.
Ketua KPU Purbalingga, Zamaahsari A Ramzah, mengungkapkan hal ini saat menjemput kedua pasangan calon yang telah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan kesehatan di Unit Geriatri RSUD Prof Dr Margono Soekarjo di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada hari Minggu. Dalam proses penjemputan itu, mereka juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resor Purbalingga, mirip dengan langkah yang diambil saat pengantaran ke rumah sakit pada hari Jumat sebelumnya.
Zamaahsari menjelaskan bahwa KPU sepenuhnya mempercayakan hasil pemeriksaan kepada tim pemeriksa. Hasilnya dijadwalkan akan diterima pada tanggal 4 September, dan pada keesokan harinya, yaitu tanggal 5 September, pihaknya akan menyampaikan hasil tersebut kepada partai-partai pengusung dan bakal calon. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi apakah hasil pemeriksaan memenuhi syarat yang telah ditentukan atau tidak.
Sementara itu, Zamaahsari juga mengungkapkan bahwa hingga tanggal 4 September, pihaknya masih melakukan verifikasi dokumen pendaftaran kedua pasangan calon, yaitu Dyah Hayuning Pratiwi-Mahendra Farizal dan Fahmi Muhammad Hanif-Dimas Prasetyahani. Jika selama proses verifikasi ditemukan adanya dokumen yang tidak lengkap atau tidak sah, bakal calon akan diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan dalam waktu tiga hari, yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 September.
Sejalan dengan itu, Dyah Hayuning Pratiwi, salah satu bakal calon bupati, melaporkan bahwa selama proses pemeriksaan kesehatan, ia mendapatkan pelayanan yang sangat baik dari seluruh tenaga medis di RSMS Purwokerto. Ia juga menyatakan bahwa fasilitas kesehatan yang dimiliki oleh rumah sakit tersebut cukup lengkap dan sebanding dengan rumah sakit lainnya.
Dyah berharap agar hasil tes kesehatan bagi seluruh pasangan calon dapat memberikan hasil yang positif. Selain dua pasangan calon dari Purbalingga, sebanyak sebelas pasangan calon dari lima kabupaten lainnya juga menjalani pemeriksaan kesehatan di RSMS Purwokerto.
Mereka terdiri dari pasangan Sadewo Tri Lastiono-Dwi Asih Lintarti dari Banyumas, serta beberapa pasang lainnya dari Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, dan Kebumen. Keseluruhan pemeriksaan dilakukan oleh tim medis yang terdiri dari 38 dokter spesialis di RSMS, yang dipimpin oleh dr. Yunanto Dwi Nugroho, Sp.PD., KGH. Tim ini juga melaksanakan pemeriksaan fisik dan tes bebas narkoba, bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banyumas.
Drg. Lucas Pedro Benardo Tahapary, Sp.BM, selaku Wakil Direktur Pelayanan dan Kerja Sama RSMS, menyatakan bahwa tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk memastikan bahwa para calon pemimpin berada dalam kondisi kesehatan yang prima, sehingga mereka dapat menjalankan amanahnya kepada masyarakat dengan baik.
Sebagai bagian dari persiapan, seluruh pasangan calon telah menjalani rawat inap di unit tersebut sebelum pemeriksaan yang dilakukan dalam dua hari. Setelah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan, rapat pleno dijadwalkan pada hari Selasa untuk memberikan rekomendasi kepada KPU masing-masing kabupaten, terkait dengan kelayakan pasangan calon, apakah mereka dinyatakan *fit* atau *unfit*.
ANTARA
KPU Purbalingga Tunggu Hasil Pemeriksaan Kesehatan Paslon Bupati
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Veda Ega Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Raih Pole Position
Varrel/Wardana Terhenti di Semifinal Indonesia Masters
SKK Migas Umumkan Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura
Hangtuah Kalahkan Satya Wacana 62-58 di IBL All Indonesian
Tim Boccia Indonesia Bertekad Jaga Performa hingga Paralimpiade
Komentar (0)
Memuat komentar…







