BORNEONEWS, Barito Selatan - Memasuki musim kemarau di Barito Selatan rawan kegiatan illegal fishing di sungai maupun di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.

Kepala Dinas Perikanan Fajar mengharapkan peran serta masyarakat untuk mengawasi illegal fishing, seperti penyetruman, obat-obatan dan menoba.

“Kita meminta kepada masyarakat jika mengetahui kegiatan semacam itu, segera melaporkan kepada kami maupun ke pihak berwajib,” kata Fajar kepada Borneonews, Kamis (14/7/2016).

Ia mengatakan, pada musim kemarau tahun yang lalu pihaknya beberapa kali mendapatkan laporan dari kepala Desa maupun warga bahwa ada kegiatan illegal fishing.

“Saat kita turun kel okasi bersama aparat kepolisian, para pelaku keburu kabur,” ungkapnya.

Ia pun meminta dan mengimbau masyarakat agar jangan melakukan illegal fishing. Sebab jika ketahuan akan ditindak sesuai  hukum yang berlaku.

Sementara itu Kapolres Barsel AKBP Yussak Angga mengatakan,  pihakya tidak akan memberikan toleransi kepada masyarakat yang melakukan illegal fishing.  

“Bagi masyarakat yang tertangkap basah kita akan tangkap dan proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dengan begitu, lanjut dia, pihaknya berharap bisa menjadi pelajaran atau efek jera kepada oknum-oknum yang melakukan kegiatan illegal fishing tersebut.  

Pihaknya juga meminta kepada warga, agar melaporkan ke pihaknya apabila ada oknum yang melakukan kegiatan illegal fishing tersebut.  

“Kita berharap peran serta semua elemen, sehingga kegiatan semacam ini dapat diatasi,” harapnya.  (URIUTU DJAPER/m)