BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebanyak 21 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kapuas telah mengikuti pelatihan keterampilan tata busana dalam program Pendidikan Kecakapan Kerja (PPK).
Kegiatan yang berlangsung di LKP Prawita Kapuas ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi para peserta.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kapuas, Aswan, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat membantu mengurangi angka pengangguran di daerah tersebut.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memperluas kesempatan kerja," ujarnya, Minggu, 1 September 2024.
Program pelatihan ini diselenggarakan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, bekerja sama dengan LKP Prawita Kapuas.
--page
Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan menjahit peserta hingga mencapai level II, sehingga mereka siap bekerja di industri konveksi atau memulai usaha sendiri setelah menyelesaikan pelatihan.
"Aspek penting dari program ini adalah meningkatkan keterampilan lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dengan tujuan utama mengurangi pengangguran di Kabupaten Kapuas," ucapnya.
Sementara itu, Ketua LKP Prawita Kapuas, Hj Sri Murtilah, menjelaskan bahwa pelatihan ini didanai sepenuhnya oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.
"Proses seleksi peserta dilakukan oleh tim rekrutmen dari Direktorat setelah data diunggah oleh kami. Jika tidak memenuhi persyaratan, peserta tidak akan diterima," jelasnya.
Program pelatihan ini berlangsung selama satu bulan dan diakhiri dengan uji kompetensi. (DODI/j)









