**Borneonews - Ternate**, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad korban terakhir yang diidentifikasi sebagai Minarti Musa (39 tahun) setelah delapan hari pencarian pascabencana banjir bandang yang melanda kawasan Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara. Penemuan ini terjadi pada sore hari sekitar pukul 18.00 WIT.
Kepala Basarnas Ternate, Fathurahman, mengkonfirmasi bahwa jenazah korban ditemukan di dekat tepi pantai kelurahan setempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Minarti diduga terseret lumpur saat banjir yang terjadi pada Minggu (24/8/2024) dini hari lalu.
Dengan penemuan tersebut, total korban meninggal akibat bencana ini menjadi 19 orang. Penemuan jasad Minarti menyelesaikan upaya pencarian di Kelurahan Rua yang telah berlangsung selama sepekan. Sebelumnya, Pemerintah Kota Ternate juga telah mengajukan permohonan kepada Basarnas untuk memperpanjang waktu pencarian satu korban lagi.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengungkapkan bahwa perpanjangan waktu pencarian diumumkan setelah dibahas dalam rapat Tim Tanggap Bencana. Meskipun masa pencarian menurut SOP seharusnya berakhir pada Sabtu (31/8/2024), keputusan untuk melanjutkan pencarian selama tiga hari ke depan diambil demi kepentingan penemuan korban.
Banjir bandang yang terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 03.00 itu menimbulkan kerusakan yang signifikan, merusak 25 rumah warga dan satu bangunan musolah. Pemkot Ternate telah mengungsi sekitar 250 jiwa dari 73 kepala keluarga akibat bencana ini.
Seiring dengan ditemukannya Minarti Musa, daftar korban yang telah ditemukan sebelumnya mencakup 18 orang, yaitu Ila Abas (49 tahun), Riyandi Rismon (26 tahun), Rafka Rismon (10 tahun), dan beberapa nama lainnya. Penemuan jasad terakhir ini pun menandai berakhirnya proses pencarian dan memberikan kepastian bagi keluarga para korban yang terkena dampak bencana.
ANTARA
Tim SAR Temukan Korban Terakhir Banjir Bandang Ternate
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







