JAYAPURA –
**Borneonews - Biak Numfor**, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, yang terletak di Papua, telah melaksanakan penyaluran dana desa untuk periode Januari hingga Juli 2024 dengan total mencapai Rp95,2 miliar. Jumlah ini mencakup sekitar 50 persen dari total pagu anggaran yang ditetapkan. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Biak Numfor, Gunadi, menjelaskan bahwa anggaran keseluruhan untuk dana desa di Kabupaten Biak Numfor pada Tahun Anggaran 2024 adalah Rp190,4 miliar. Penyaluran dana ini dikelola secara langsung oleh organisasi perangkat daerah, khususnya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK). Gunadi menjelaskan lebih lanjut mengenai mekanisme penyaluran dana desa, yang dilakukan dengan cara mentransfer dana langsung ke rekening pemerintah kampung. Dana tersebut kemudian digunakan sesuai dengan program yang telah ditentukan. Ia juga menyebutkan bahwa besaran dana desa yang diterima oleh masing-masing kampung bervariasi. Hal ini disesuaikan dengan letak geografis dan jumlah penduduk di desa tersebut. Ia berharap, dengan adanya dukungan dana yang dialokasikan untuk 257 kampung, dana tersebut dapat digunakan secara efektif untuk pembangunan desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Lebih lanjut, Gunadi mengingatkan para kepala kampung yang bertindak sebagai kuasa pengguna anggaran agar segera membuat laporan pertanggungjawaban keuangan setelah dana desa digunakan. Laporan ini harus disertai dengan bukti fisik yang valid guna menunjukkan transparansi penggunaan dana. Gunadi menegaskan bahwa dalam rangka pertanggungjawaban keuangan pemerintah, setiap pengguna anggaran dana desa wajib menyampaikan laporan penggunaan serta melampirkan bukti pendukung yang sah. Sejumlah program pembangunan yang ditangani dengan dana desa meliputi infrastruktur dasar seperti jalan kampung, pembangunan rumah layak huni, penyediaan air bersih, pendidikan, kesehatan, sarana keagamaan, penanganan stunting, serta pemberdayaan ekonomi, usaha perikanan, dan bantuan modal usaha. Semua program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. ANTARA