**Borneonews - Makassar**, Dinas Sosial Kota Makassar baru saja menerima sejumlah bantuan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Wilayah Sulawesi Selatan. Bantuan ini ditujukan kepada para korban kebakaran yang terjadi di wilayah Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Kota Makassar.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Miswar, yang mewakili YBM BRI, di mana sebanyak 26 paket *survival kit* diserahkan langsung kepada Kepala Dinas Sosial Makassar, drg Ita Isdiana Anwar. Acara ini berlangsung di posko pengungsian yang terletak di Kantor UPTD TPA Makassar, Sulawesi Selatan.
Miswar berharap agar bantuan yang diberikan dapat memberi manfaat nyata bagi para korban. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan agar bencana serupa, khususnya kebakaran rumah, tidak terulang di masa mendatang. "Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dukungan bagi mereka yang terdampak. Selalu waspada agar bencana seperti ini tidak terjadi lagi," ungkap Miswar.
Bantuan yang disalurkan ini mencakup berbagai kebutuhan dasar, termasuk *survival kit* yang berisi selimut, sarung, sandal, dan handuk, yang akan disalurkan kepada setiap Kepala Keluarga yang terkena dampak kebakaran. Menanggapi hal ini, drg Ita Anwar mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh pihak BRI. Ia menilai bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi lebih dari seratus korban kebakaran yang saat ini membutuhkan dukungan.
"Paket ini sangat dibutuhkan oleh para pengungsi, seperti sandal dan sarung. Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI atas bantuan yang telah diberikan," tuturnya. Kebakaran yang melanda terjadi pada dini hari, Jumat, 30 Agustus 2024, menghancurkan total 21 rumah di daerah Tamangapa, membuat puluhan rumah tersebut rata dengan tanah.
Sebanyak 124 orang mengalami dampak dari kejadian ini, termasuk tiga bayi, delapan balita, serta sejumlah lanjut usia (lansia). Para korban kini berada di posko pengungsian yang dikelola menggunakan dua bangunan kosong dan enam tenda darurat yang telah disiapkan.
Ita Anwar menjelaskan bahwa kecepatan kebakaran meluas disebabkan oleh karakteristik bangunan, yang mayoritas terbuat dari kayu dan berfungsi juga sebagai tempat penyimpanan sampah. "Syukurnya, kondisi para pengungsi dalam keadaan sehat. Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas untuk memastikan kesehatan lansia," tambahnya.
Kondisi yang terjadi ini memberikan gambaran nyata akan pentingnya solidaritas dan dukungan dari berbagai pihak untuk membantu mereka yang tertimpa musibah.
ANTARA
Dinas Sosial Makassar Terima Bantuan untuk Korban Kebakaran
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







