BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Tim basket putra Jawa Timur berhasil bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan tim Bali dengan skor akhir 73-64 pada babak penyisihan Pool A Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024. Pertandingan tersebut berlangsung di GOR Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada hari Minggu. Pelatih tim basket Jawa Timur, R Aries Herman, mengakui bahwa tim Bali memiliki performa yang sangat kuat. Dia menyebutkan bahwa Bali terus menerus melancarkan serangan dan memiliki kemampuan rebound yang cukup mengesankan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang diasuhnya. Pada kuarter pertama, Jawa Timur mengalami kesulitan dan tertinggal cukup jauh dengan skor 9-20. Pada akhir kuarter kedua, mereka masih berada di posisi defisit dengan angka 26-34, meskipun telah melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan serangan. Namun, semangat tim tidak padam. Pada kuarter ketiga, mereka berhasil membalik keadaan dengan mencetak skor 53-46, memimpin untuk pertama kalinya dalam pertandingan tersebut. Memasuki kuarter terakhir, intensitas permainan dari kedua tim semakin meningkat. Meskipun catatan rebound tim Jawa Timur berada di bawah Bali dengan 47 berbanding 64, mereka berhasil mempertahankan keunggulan dan keluar sebagai pemenang dalam pertandingan ini. R Aries Herman menyatakan bahwa tim Bali merupakan lawan yang tangguh, membuat pertandingan berlangsung cukup sengit. Meskipun sempat tertinggal di dua kuarter awal, strategi yang tepat untuk menghadapi kemampuan rebound Bali membawa hasil yang positif. Pelatih tersebut menambahkan bahwa seluruh tim yang berpartisipasi dalam PON 2024 adalah tim-tim yang kuat. Meskipun demikian, Jawa Timur tetap memiliki ambisi untuk meraih medali emas. "Mental juara merupakan salah satu kunci untuk mencapai kemenangan dan membawa pulang medali emas," ujarnya. Selanjutnya, tim basket putra Jawa Timur dijadwalkan akan menghadapi tim Jawa Tengah pada Selasa (3/9) di GOR Harapan Bangsa, sementara di hari yang sama, Bali juga akan berlaga melawan tim DKI Jakarta. ANTARA