BORNEONEWS Sukamara – Jumlah pemudik yang menggunakan jalur transportasi air jurusan Sukamara menuju Jambi dan Manis Mata, Kalimantan Barat, sempat mengalami lonjakan pada H+1 Idul Fitri. Pemudik yang menggunakan angkutan speed boat rata-rata adalah warga yang akan pulang kampung dan yang akan bersilaturahmi dengan keluarga ke daerah tetangga.

Ardi, seorang motoris speed boad mengatakan, jumlah penumpang memang sempat mengalmi peningkatan. Namun jumlah peningkatkan itu hanya berselang dua hari yaitu saat Idul Firi dan H+1.

“Memang sempat melonjak tatapi hanya dua hari saja. Sekarang jumlah penumpang sudah kembali normal,” ujar Ardi, Kamis (14/07).

Menurutnya lonjakan penumpang itu banyaknya masyarakat di wilayah tetangga yang memiliki sanak saudara di Sukamara, sehingga untuk dapat bersilaturahmi sebagian besar menggunakan jasa transportasi sungai atau angkutan speed boad.

“Selain itu juga pengguna transportasi sungai adalah warga yang biasa bekerja di wilayah perkebunan yang kembali masuk kerja setelah lebaran sehingga saat itu jumlah penumpang cukup banyak,” ucapnya.

Berbeda dengan kondisi yang dialami oleh motoris speed boad jurusan Kuala Jelai, dimana salah satu motoris mengaku sejak musim mudik hingga sekarang belum mengalami lonjakan penumpang. (NORHASANAH/m)