**Borneonews - Karawang**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melaporkan bahwa sepuluh desa yang terletak di lima kecamatan kini menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau yang melanda.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharram, menjelaskan bahwa wilayah yang paling terpengaruh oleh kemarau tersebut adalah bagian selatan Karawang. Informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa kekeringan di daerah tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.
Desa-desa yang mengalami kesulitan dalam memperoleh air bersih mencakup Kecamatan Pangkalan, dengan Desa Mulangsari, Kertasari, Jatilaksana, dan Taman Mekar sebagai lokasi yang terdampak. Di Kecamatan Tegalwaru, Desa Kutalanggeng juga mengalami masalah yang serupa. Selanjutnya, terdapat tiga desa di Kecamatan Telukjambe Barat, yakni Wanakerta, Wanajaya, dan Wanasari, yang juga mengalami kekeringan. Dua desa lainnya, yaitu Desa Parungmulya di Kecamatan Ciampel dan Desa Curug di Kecamatan Klari, tak luput dari permasalahan ini.
Berdasarkan data yang dikumpulkan, sekitar 2.979 keluarga, yang setara dengan 7.850 individu, terpaksa menghadapi dampak kekeringan di sepuluh desa tersebut. Situasi ini semakin memburuk, terutama mengingat musim kemarau yang tampaknya disertai dengan eskalasi suhu panas selama bulan Agustus 2024, yang berdampak pada ketahanan air di berbagai wilayah.
Untuk mengatasi krisis ini, BPBD Karawang telah mengambil langkah nyata dengan menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang terdampak. Hingga saat ini, mereka telah memberikan sebanyak 186.000 liter air bersih, yang setara dengan 32 tangki, kepada warga yang mengalami kesulitan. Selain pengadaan air, pihak BPBD juga menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat yang terkena dampak krisis air ini. Situasi ini menunjukkan bahwa partisipasi dan respons cepat dari pihak terkait sangat penting untuk meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan.
ANTARA
Krisis Air Bersih Melanda Sepuluh Desa di Karawang Selama Kemarau
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tim Boccia Indonesia Bertekad Jaga Performa hingga Paralimpiade
Bupati Kotim Prihatin Kebun Warga Terbakar dan Terancam Kehilangan Penghasilan
Kim Jong-un Kunjungi China Jelang Peringatan Perang Korea
Pemkab Kobar Dorong Untama Jadi PTN dan Buka Fakultas Kedokteran
Acara Pemakaman di Gereja Yordania Diserang, Tujuh Orang Tewas
Kabut Asap Tebal Ganggu Penyeberangan Feri Mawar Kuala Kapuas
Komentar (0)
Memuat komentar…






