**Borneonews - Badung, Bali**, Indonesia berupaya untuk berbagi pengalaman terkait pemanfaatan digitalisasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan negara Mesir. Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, dalam kesempatan yang berlangsung pada hari Minggu di Bali.
Dalam acara tersebut, Budi Arie Setiadi menekankan pentingnya pengalaman Indonesia sebagai negara besar dalam menunjukkan bagaimana *digitalization* dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional. Ia menyampaikan harapannya agar pengalaman tersebut bisa bermanfaat untuk Mesir dalam mengembangkan ekonominya melalui teknologi digital.
Selama berlangsungnya 2nd Indonesia-Africa Forum (IAF) dan High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP), Budi juga menekankan perlunya akses internet yang merata. Dia berencana mendiskusikan hal ini dengan Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Mesir, Amr Talaat. Menurutnya, pengalamannya dalam upaya menyediakan akses internet yang setara di negara-negara Afrika sangatlah relevan, mengingat masih ada sekitar 2,3 miliar orang di seluruh dunia yang belum memiliki akses internet.
Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa Mesir menjadi negara Afrika pertama yang mengajukan permohonan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia selama HLF MSP. Permintaan ini menunjukkan minat yang kuat dari delegasi Mesir untuk menjalin kerja sama, terutama dalam konteks digitalisasi dan proses komunikasi.
HLF MSP tahun 2024 mengambil tema "Strengthening Multi-Stakeholder Partnerships: Towards a Transformative Change." Forum ini mencakup sesi pemimpin bersama Indonesia-Afrika serta sesi pleno tingkat tinggi. Selain itu, akan terdapat 12 acara paralel dan 17 acara sampingan yang berlangsung hingga 3 September.
Dalam forum tersebut, berbagai topik mengenai pengembangan berkelanjutan akan dibahas, termasuk strategi untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dan multilateral dalam menghadapi tantangan global. Diharapkan bahwa forum ini dapat menjadi platform yang efektif untuk mempromosikan dialog dan memperkuat komitmen global terhadap pembangunan berkelanjutan.
ANTARA
Indonesia Berbagi Pengalaman Digitalisasi dengan Mesir di Bali
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Komentar (0)
Memuat komentar…







