**Borneonews - Banda Aceh**, Pertandingan pembuka cabang olahraga sepak bola putra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 menghadirkan duel antara Papua Barat dan Sulawesi Tengah di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, pada Minggu sore. Pertandingan yang berlangsung menarik ini berakhir dengan skor imbang 1-1.
Sejak awal laga, tim Papua Barat menunjukkan dominasi dengan strategi menyerang yang agresif. Meskipun begitu, mereka menghadapi kesulitan dalam menjebol gawang tim Sulawesi Tengah. Serangan demi serangan yang dilakukan oleh Papua Barat selalu dapat dipatahkan oleh penjaga gawang Sulawesi Tengah, Rexy, yang tampil tangguh.
Babak pertama berakhir tanpa gol, dengan kedudukan 0-0 mengingat tidak ada gol yang tercipta. Memasuki babak kedua, Papua Barat masih menunjukkan keunggulan dalam penguasaan bola, namun upaya mereka untuk mencetak gol tetap tidak membuahkan hasil.
Situasi mulai berubah menjelang akhir laga. Tim Sulawesi Tengah, yang sebelumnya terus ditekan, mulai bangkit dan memberikan perlawanan yang berarti di 20 menit terakhir. Taktik ini berhasil menyebabkan sejumlah masalah bagi lini belakang Papua Barat.
Pada menit ke-80, situasi menguntungkan bagi Sulawesi Tengah terjadi ketika seorang pemain bertahan dari Papua Barat melakukan pelanggaran di luar kotak penalti. Wasit pun memberikan tendangan bebas untuk Sulawesi Tengah. Arief Khaliq, yang dipercaya sebagai eksekutor, berhasil mengonversi peluang ini menjadi gol setelah tendangannya tidak dapat dijangkau oleh kiper Papua Barat, M Febriyansyah Refyan.
Tertinggal satu gol membuat Papua Barat meningkatkan intensitas serangannya di sisa delapan menit waktu normal. Upaya keras mereka membuahkan hasil ketika Yotam Jekson berhasil menyamakan kedudukan di masa injury time. Gol ini memastikan bahwa skor berakhir 1-1 saat peluit panjang dibunyikan, menghasilkan masing-masing tim mendapatkan satu poin atas hasil imbang tersebut.
Menyikapi hasil pertandingan, pelatih Papua Barat, Masdra Nurriza, menyatakan bahwa banyak peluang yang seharusnya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik. Hal ini menjadi catatan penting untuk evaluasi tim ke depan. "Ada sedikit masalah di lini depan dan kami akan memperbaiki hal ini di pertandingan selanjutnya," ungkap Masdra.
Sementara itu, pelatih Sulawesi Tengah, Zulkifli Syukur, mengakui bahwa strategi permainan yang diterapkan tidak berjalan sesuai rencana, yang membuat timnya tertekan. Dia juga menyoroti bahwa beberapa masalah di lapangan mungkin disebabkan oleh kondisi mental pemain yang merasa berat sebagai tim yang tampil di laga perdana. "Kondisi bermain di laga pertama memang kadang menimbulkan tantangan, dan ini adalah hal yang biasa terjadi, bahkan di kompetisi Liga 1 pun bisa demikian," tambahnya.
ANTARA
Papua Barat dan Sulawesi Tengah Berbagi Poin di Laga Perdana PON
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







