JAKARTA –
**Borneonews - Badung**, Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan di Kementerian PPN/Bappenas, Bogat Widyatmoko, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Indonesia-Africa Forum (IAF) yang kedua dan High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) 2024 akan menjadi pendorong untuk kolaborasi global yang inovatif. Bogat menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam merumuskan berbagai solusi inovatif bersama mitra pembangunan, seperti akademisi, filantropis, sektor swasta, dan negara-negara berkembang lainnya. Pendekatan tradisional yang mengandalkan *business as usual* tidak lagi cukup untuk menangani tantangan global yang dihadapi dunia saat ini. Diperlukan inisiatif baru yang mampu mendorong kolaborasi yang lebih erat dengan berbagai mitra dan pemangku kepentingan. Ia juga menyatakan bahwa Indonesia harus bersikap terbuka dalam belajar dari pengalaman negara lain yang telah berhasil menerapkan praktik-praktik yang dapat diterapkan di Indonesia. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing bisnis dan industri domestik di pasar internasional. IAF dan HLF MSP 2024 merupakan upaya bersama antara Kementerian Luar Negeri dan Bappenas. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan 69 tahun Konferensi Asia-Afrika, yang menekankan solidaritas serta kerja sama antar negara berkembang. Kedua forum ini diharapkan dapat berfungsi sebagai platform yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari seluruh dunia, untuk merancang masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, sesuai dengan semangat Bandung yang telah menjadi dasar sejak tahun 1955. Dalam pernyataannya, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Abdul Kadir Jailani, menambahkan bahwa penyelenggaraan IAF dan HLF MSP diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi hubungan antara Indonesia dan Afrika. HLF MSP 2024 mengusung tema “Strengthening Multi-Stakeholder Partnerships: Towards a Transformative Change”. Pada hari kedua, terdapat sesi utama Joint Leaders Session Indonesia-Afrika dan HLF MSP 2024 yang dilanjutkan dengan High-Level Plenary Session. Selain itu, forum ini juga akan menggelar 12 acara paralel dan 17 acara sampingan, yang akan berlangsung hingga 3 September 2024 di Bali International Convention Center, Nusa Dua. ANTARA