BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarbaru**, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang telah meluncurkan program angkutan gratis bernama "Juara". Penghargaan ini disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Teknologi dan Energi Kemenhub, Suharto, dalam acara peringatan Pekan Keselamatan Jalan (PKJ) yang diadakan bersamaan dengan peluncuran layanan angkutan tersebut. Suharto mengungkapkan bahwa mereka telah memeriksa fasilitas angkutan yang disediakan. Ia menyebutkan bahwa kendaraan tersebut sangat nyaman, dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC), sistem kamera pengawas (CCTV), serta pintu otomatis. Ini menunjukkan bahwa angkutan "Juara" dirancang tidak hanya untuk kenyamanan tetapi juga untuk melayani seluruh lapisan masyarakat. Lebih lanjut, Suharto mencatat bahwa Banjarbaru adalah kota ketiga di Indonesia yang menyediakan angkutan gratis, setelah Jakarta dan Surabaya. Program ini diinisiasi sebagai upaya untuk mengatasi masalah kemacetan di perkotaan. Ia menilai bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru pantas mendapatkan pengakuan atas inovasi dan terobosan yang telah dilakukan untuk menghadirkan angkutan yang nyaman dan sesuai bagi masyarakat. "Banjarbaru layak ditegaskan sebagai contoh bagi daerah lain di Indonesia, terutama karena menggunakan sistem angkutan massal dengan mekanisme *Buy The Service* yang diberikan secara gratis,” kata Suharto. Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariifin menyatakan bahwa angkutan gratis ini akan beroperasi hingga tahun 2025, memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat. Ia mengajak warga untuk memanfaatkan fasilitas transportasi yang disediakan sesuai dengan jalur yang telah ditetapkan oleh Dinas Perhubungan. Aditya juga menjelaskan bahwa sistem *feeder* telah dirancang untuk menghubungkan trayek angkutan umum yang saat ini belum terjangkau. Ia menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan penumpang dengan pengawasan menggunakan kamera yang terintegrasi dengan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru. "Masyarakat tidak perlu khawatir saat menggunakan transportasi massal ini karena semua kegiatan terpantau dan terekam melalui CCTV. Bahkan, sistem keamanan tambahan juga diterapkan; jika sopir mengemudikan kendaraan dengan kecepatan berlebih, alarm akan berbunyi," jelas Aditya. Setelah peluncuran, Wali Kota Aditya mencoba langsung operasional angkutan "Juara" dengan melakukan perjalanan mengelilingi kota. Saat ini, terdapat lima trayek yang beroperasi, dan direncanakan akan bertambah menjadi sembilan trayek pada tahun 2025. ANTARA