**Borneonews - Badung, Bali**, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani menekankan pentingnya peran parlemen dalam menangani tantangan kesehatan global, termasuk wabah *monkeypox* yang saat ini sedang berlangsung.
Dalam sambutannya di Forum Parlemen Indonesia-Afrika 2024 yang diadakan di Nusa Dua, Bali, pada hari Minggu, Maharani menyatakan, Parlemen memiliki tanggung jawab dalam mengatasi berbagai masalah global dan regional, termasuk isu kesehatan seperti *Mpox* yang tengah kita hadapi saat ini."
Maharani juga menjelaskan langkah-langkah proaktif yang diambil Indonesia untuk mencegah penyebaran penyakit ini, seperti meningkatkan pemeriksaan di titik-titik masuk internasional dan memanfaatkan aplikasi deklarasi kesehatan.
Dengan mempertimbangkan sifat virus yang bersifat global, ia mengajak negara-negara di seluruh dunia untuk bekerja sama demi mengurangi dampak yang ditimbulkan. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perlunya langkah-langkah proaktif untuk menghindari penularan lebih lanjut.
Organisasi Kesehatan Dunia (*World Health Organization* atau WHO) sebelumnya pernah menetapkan *monkeypox* sebagai keadaan darurat kesehatan publik yang menjadi perhatian internasional, tetapi status tersebut dicabut pada bulan Mei 2023. Namun, meningkatnya jumlah kasus, terutama di wilayah Afrika, memicu pengembalian status darurat tersebut pada bulan Agustus 2024.
Walaupun mayoritas kasus *monkeypox* tergolong ringan, penyakit ini dapat berpotensi parah dan bahkan menyebabkan kematian. Hingga tanggal 15 Agustus 2024, Indonesia telah melaporkan total 88 kasus *monkeypox* di enam provinsi.
ANTARA
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Rumah Bruno Fernandes Dirampok saat MU Kalah 1-4 dari Como 1907
Kemenkes: Tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Kategori Udara Berbahaya
Truk Kontainer Tabrak Kios di Muara Selan Banjar, Dua Orang Luka
Pemerintah Salurkan Kredit Rp53 Triliun kepada 2,1 Juta Debitur
Realisasi KUR Tembus Rp260 Triliun hingga Oktober 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







