JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pengamat politik dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Ardli Johan Kusuma, menyatakan bahwa ketertarikan sejumlah partai politik, termasuk Partai Gerindra, terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebabkan oleh pengaruh besar yang dimiliki oleh sosok tersebut dalam politik saat ini. Menurutnya, ketertarikan ini terfokus pada harapan para pemimpin partai untuk memperkuat dukungan suara menjelang pemilihan umum yang akan datang. Ardli menjelaskan, banyak partai yang sejalan dengan Jokowi berusaha agar mantan Wali Kota Solo tersebut menjadi kader mereka. Hal ini dikarenakan banyaknya persepsi bahwa Jokowi memiliki kemampuan yang kuat dalam menarik dukungan dari masyarakat luas. Keberadaan Jokowi sebagai tokoh yang disegani diyakini dapat mendongkrak citra dan suara partai politik yang mengajaknya bergabung. Pernyataan ini disampaikan Ardli ketika ditanya mengenai pengamatannya pada penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra. Dalam acara ini, terjalin interaksi positif antara Jokowi dan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, yang saling memberikan pujian. Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, bahkan menyatakan bahwa Jokowi sangat pantas mengenakan pakaian khas partai, yakni baju berwarna putih krem. Ardli berpandangan bahwa meskipun banyak ajakan untuk bergabung dengan parpol, Jokowi cenderung memilih untuk tetap berada di luar partai politik. Dia berargumen bahwa hal ini akan lebih memudahkan Jokowi untuk menjalankan peran strategisnya tanpa terikat oleh struktur partai. "Menurut saya, Jokowi tidak akan memutuskan untuk bergabung dengan salah satu partai. Dia lebih memilih untuk berperan di luar struktur parpol, yang dirasa lebih efektif dalam melakukan konsolidasi di masa depan," ungkap Ardli. Dia juga menyoroti bagaimana anak dan menantu Jokowi sudah berafiliasi dengan partai-partai yang berbeda. Misalnya, Bobby Nasution telah bergabung dengan Gerindra, sementara Kaesang menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Hal ini semakin menguatkan keyakinan Ardli bahwa Jokowi tetap akan memilih untuk berada di luar partai politik. Sebelumnya, dalam acara apel kader Gerindra, Muzani mengungkapkan rasa bangga saat Jokowi menghadiri acara tersebut mengenakan baju berwarna putih. Pakaian putih ini menjadi simbol khas bagi Prabowo Subianto dan kader Gerindra. Muzani menekankan bahwa kehadiran Jokowi dalam acara ini sangat istimewa. "Acara hari ini terasa spesial karena baru pertama kali dihadiri Presiden. Kami merasa tersanjung dan bangga melihat beliau mengenakan baju putih," ucap Muzani dalam sambutannya di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat. Muzani juga menyoroti bahwa dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Jokowi selalu hadir di acara partai lain dengan menyesuaikan warna pakaian yang sesuai, menandakan kedekatannya dengan berbagai kelompok politik. "Sepertinya memang Pak Jokowi dalam beberapa hari terakhir mengatur warna pakaiannya sesuai dengan partai yang dihadirinya. Ini menandakan ikatan emosional yang kuat," tambahnya. ANTARA