JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Satuan Tugas Laut (Satgasla) dari Komando Gabungan Pengamanan Terpadu VVIP TNI telah memastikan bahwa pelaksanaan High Level Forum on Multi-Stakeholder Partnership (HLF MSP) dan Indonesia Africa Forum (IAF) Ke-2 Tahun 2024 di perairan Bali akan terlindungi dari berbagai potensi gangguan. Komandan Satgasla, Laksamana Pertama TNI Teguh Prasetya, menyatakan bahwa tugas mereka mencakup pengamanan perairan di Bali yang terbagi dalam tiga sektor, yaitu barat, selatan, timur, dan utara. Hal ini dilakukan untuk menciptakan rasa aman bagi semua peserta dan delegasi selama berlangsungnya forum. Untuk mendukung pengamanan tersebut, sejumlah personel dan aset strategis telah dikerahkan. Beberapa di antaranya adalah KRI Raden Eddy Martadinata 331, KRI Ahmad Yani 351, KRI Untung Suropati 372, Helikopter Panther O/B KRI REM-331, serta tiga unit *Sea Rider*. Dengan kombinasi kekuatan ini, diharapkan semua delegasi akan merasa nyaman dan fokus pada agenda penting yang ada. Teguh juga menjelaskan bahwa keberadaan Satgasla tidak hanya bertujuan untuk mencegah ancaman, tetapi juga melakukan deteksi dini serta cepat merespons setiap potensi gangguan yang mungkin timbul. Dengan pendekatan ini, Satgasla berupaya memastikan keamanan dan keselamatan wilayah laut di sekitar Bali selama diselenggarakannya HLF MSP dan IAF 2024 dapat terjamin dengan baik. Perhelatan HLF MSP dan IAF 2024 adalah forum internasional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk berdiskusi dan menjalin kerja sama dalam merespons isu-isu global yang kompleks. Forum ini direncanakan berlangsung pada tanggal 1 hingga 3 September 2024 di Bali. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Teguh menekankan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh TNI, termasuk Satgasla Kogabpadpam VVIP, tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional tetapi juga menegaskan komitmen Indonesia sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan acara internasional dengan aman dan teratur. ANTARA