JAKARTA –
**Borneonews - Istambul**, Pakistan telah mengonfirmasi penemuan kasus keempat infeksi virus cacar monyet atau yang lebih dikenal dengan istilah *mpox* pada hari Minggu, 1 September. Kasus terbaru ini berasal dari Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, yang terletak di bagian barat laut negara tersebut. Informasi ini diperoleh dari laporan media lokal. Deteksi kasus mpox ini terjadi saat pemeriksaan rutin di Bandara Peshawar, yang merupakan ibu kota dari Provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Seorang penumpang pria berusia 47 tahun menunjukkan gejala yang mengindikasikan infeksi virus tersebut. Menindaklanjuti hal ini, pasien segera dipindahkan ke fasilitas medis terdekat untuk evaluasi lebih lanjut dan penanganan yang diperlukan, menurut pernyataan Irshad Roghani, direktur kesehatan masyarakat provinsi. Otoritas kesehatan setempat mengkonfirmasi bahwa hasil tes laboratorium telah menunjukkan adanya infeksi mpox. Mereka menyatakan bahwa kondisi pasien saat ini berada dalam keadaan stabil, yang memberikan harapan bahwa penanganan dapat dilakukan dengan baik. Peningkatan jumlah kasus ini menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi penyebaran virus lebih lanjut di masyarakat. Tiga infeksi mpox sebelumnya yang telah dilaporkan di negara itu menjadi latar belakang yang memperkuat keprihatinan ini. Menariknya, semua kasus yang tercatat di Pakistan terkait dengan pelancong yang kembali dari luar negeri, menunjukkan bahwa virus ini sangat mungkin terbawa oleh individu yang melakukan perjalanan. Organisasi Kesehatan Dunia atau *World Health Organization* (WHO) telah memberikan perhatian serius terhadap situasi global terkait mpox, menyatakan pada 14 Agustus bahwa kondisi ini merupakan "darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional". Peningkatan kasus di berbagai negara mendesak pentingnya kewaspadaan dan langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif. ANTARA