JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Juara bertahan Coco Gauff mengalami kekalahan mengejutkan dalam turnamen *US Open* 2024, setelah tersisih oleh Emma Navarro pada pertandingan yang berlangsung pada hari Minggu waktu setempat. Pertandingan tersebut berlangsung dramatis dengan Gauff, yang saat ini menduduki peringkat ketiga dunia, kalah dalam tiga set dengan skor 6-3, 4-6, dan 6-3. Dalam laga tersebut, Gauff mencatatkan 19 kesalahan ganda dan total 60 kesalahan sendiri, yang berkontribusi pada kekalahannya. Tersingkirnya pesepakbola berusia 20 tahun ini menjadi catatan sejarah, karena ia menjadi petenis putri terakhir yang gagal mempertahankan gelar di turnamen ini sejak Serena Williams pada tahun 2014. Emma Navarro, petenis asal Amerika berusia 23 tahun, menyatakan kegembiraannya setelah meraih hasil positif tersebut. "Saya mengalami kekalahan di babak pertama selama dua tahun terakhir. Kini saya berhasil mencapai perempat final, ini sungguh luar biasa," ujar Navarro. Ia juga akan melanjutkan perjuangannya melawan Paula Badosa asal Spanyol demi memperebutkan tiket semifinal. Navarro juga menekankan betapa istimewanya bermain di kota kelahirannya, seraya memberikan penghormatan kepada Gauff, "Coco adalah pemain yang luar biasa. Saya sangat menghormatinya, dan saya yakin dia akan kembali ke sini untuk meraih kemenangan di masa depan." Kekalahan Gauff adalah bagian dari derita yang dialami oleh juara bertahan di ajang *Grand Slam* ini, di mana Novak Djokovic juga telah tersingkir lebih awal di babak ketiga, mencatatkan kekalahan terburuknya sejak tahun 2006. Carlos Alcaraz, yang sebelumnya merupakan juara *US Open* 2022 dan juga sukses di *French Open* dan *Wimbledon*, juga tidak luput dari nasib buruk dan tersisih di babak kedua. Navarro telah menunjukkan performa gemilang, termasuk kemenangannya atas Gauff di Wimbledon sebelumnya. Dalam set pertama pertandingan, ia berhasil mematahkan servis lawan dan memimpin 4-2, sebelum menutup set tersebut pada game kesembilan setelah menjalani reli panjang hingga 27 pukulan. Di set kedua, meskipun Gauff sempat bangkit dan menyamakan kedudukan, kesalahan ganda yang kembali dilakukan oleh Gauff memberi kesempatan bagi Navarro untuk merebut keunggulan. Di bagian lain, Paula Badosa yang juga lahir di New York mencatatkan prestasi serupa dengan sukses melangkah ke perempat final *US Open* pertamanya setelah mengalahkan Wang Yafan dari China dengan skor 6-1, 6-2. Meski skornya terlihat berat sebelah, dua game pembuka pertandingan berlangsung menegangkan selama 17 menit, di mana Badosa dengan cermat menyelamatkan seluruh delapan *break point* yang dihadapinya. "Saya merasa cuaca sangat lembap, lebih dari yang saya harapkan," ujarnya dengan nada ringan. Dia juga mencatatkan kesiapan menghadapi lawan-lawan berat di babak selanjutnya, "Saya tahu dia (Wang) tangguh, tetapi saya lebih tangguh.” Sementara itu, Alexander Zverev, yang sebelumnya pernah merasakan kekalahan di final 2020 dari Dominic Thiem, kini sedang berusaha memanfaatkan peluang yang terbuka pasca kekalahan Djokovic. Zverev, yang saat ini berada di peringkat keempat dunia, akan bersaing melawan petenis tidak diunggulkan asal Amerika, Brandon Nakashima. Jika Zverev berhasil melaju ke perempat final, ia akan bertemu Taylor Fritz yang sukses mengalahkan Casper Ruud, runner-up tahun lalu, dengan skor 3-6, 6-4, 6-3, 6-2. Fritz menorehkan 24 *ace* dalam pertandingan ini, menghapus kenangan pahit setelah kalah dari Ruud di *French Open* sebelumnya, dan kini ia akan berusaha mengukir prestasi di *Grand Slam* ketiga tahun ini. ANTARA