**Borneonews - Jakarta**, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan transportasi publik di Jakarta. Salah satu fokus utama mereka adalah menjelaskan perbedaan antara sistem transportasi terintegrasi *JakLingko* dan layanan *Mikrotrans*.
Akhir-akhir ini, muncul sejumlah kesalahpahaman di kalangan masyarakat mengenai perbedaan antara keduanya. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas TransJakarta, Tjahjadi, menjelaskan bahwa *JakLingko* adalah sebuah sistem transportasi yang menyatukan berbagai moda transportasi di Jakarta. Moda-moda ini termasuk TransJakarta, MRT, dan LRT yang berfungsi di bawah payung yang sama.
Sistem *JakLingko* dirancang untuk memberikan kemudahan dalam perpindahan antarmoda dengan implementasi sistem pembayaran yang terintegrasi. Dengan sistem ini, mobilitas masyarakat di Jakarta diharapkan bisa semakin lancar.
Di sisi lain, *Mikrotrans* adalah salah satu moda transportasi yang beroperasi dalam jaringan *JakLingko*. Layanan ini berfungsi sebagai angkutan kota, yang menggunakan kendaraan kecil atau bis kecil, umum dikenal sebagai angkot. Mikrotrans dirancang khusus untuk melayani rute-rute pendek di kawasan perumahan dan jalan-jalan sempit.
Tjahjadi menjelaskan bahwa meskipun *Mikrotrans* merupakan bagian dari sistem *JakLingko*, fungsi utamanya adalah sebagai angkot yang berbeda dari moda transportasi lainnya seperti bus TransJakarta ataupun MRT.
Berbagai kalangan, seperti ibu rumah tangga, telah merasakan manfaat dari keberadaan *Mikrotrans*. Mereka dapat menggunakan layanan ini untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan mudah tanpa perlu mengandalkan kendaraan pribadi. Anak-anak sekolah di kawasan perumahan juga bisa menggunakan *Mikrotrans* dengan aman untuk perjalanan mereka setiap hari.
Bukan hanya itu, layanan ini juga sangat bermanfaat untuk para pekerja yang tinggal di daerah yang jauh dari jalur utama bus TransJakarta. Dengan adanya *Mikrotrans*, mereka dapat dengan lebih mudah menjangkau halte bus TransJakarta atau stasiun MRT terdekat. Hal ini tentunya meningkatkan efisiensi waktu dan kenyamanan, terutama dalam jam-jam sibuk.
Melalui berbagai inovasi dan penyesuaian pada layanan yang ada, TransJakarta berharap semakin banyak masyarakat yang beralih ke transportasi publik. Langkah ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya mengurangi kemacetan di jalanan serta mempromosikan penggunaan transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
ANTARA
TransJakarta Edukasi Masyarakat Soal Perbedaan JakLingko dan Mikrotrans
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Satresnarkoba Polres Seruyan Tangkap Pengedar Sabu di Rungau Raya, 14 Paket Disita
Kemenpar Harap Sepak Bola Sebagai Sport Tourism Promosikan Pariwisata
DPKP Tingkatkan Pemantauan Kesehatan Hewan di Tengah Ancaman Kabut Asap
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







