BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Sebuah insiden serius terjadi di Banda Aceh ketika rumah Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Provinsi Aceh, Bustami, menjadi target serangan oleh orang tidak dikenal yang melemparkan bom. Peristiwa ini berlangsung pada pagi hari sekitar waktu azan shalat subuh. Dalam informasi yang dihimpun, peristiwa penyerangan tersebut terjadi di Gampong Pineung, Kecamatan Syiah Kuala, yang merupakan wilayah Kota Aceh. Serangan ini termasuk dalam kategori tindakan kriminal yang sangat meresahkan masyarakat setempat. Bahan peledak yang dilemparkan dari arah depan rumah meledak di sisi kiri bangunan, menyebabkan kerusakan cukup signifikan. Dinding beton pagar rumah mengalami kerusakan yang terlihat jelas, dengan warna hitam bekas ledakan seakan menjadi saksi bisu dari kekuatan bahan peledak yang digunakan. Gemuruh suara ledakan tersebut mengejutkan penduduk di sekitar. Menurut keterangan beberapa warga yang berada di lokasi, suara ledakan bisa didengar hingga radius ratusan meter, dan mereka mengaitkan suara tersebut dengan waktu azan subuh yang berkumandang. Indra Milwady, salah seorang warga yang menyaksikan, mengungkapkan, "Ledakan terdengar cukup kuat dan bangunan sempat bergetar. Saya pikir itu adalah petir." Pihak kepolisian yang menerima laporan segera beraksi dengan menerapkan garis polisi di beberapa akses masuk menuju rumah Bustami. Dari keterangan yang diterima, diketahui bahwa Bustami tidak berada di rumah pada saat insiden terjadi. Saat ini, pihak aparat berwenang masih menyelidiki lebih lanjut jenis bahan peledak yang digunakan, apakah granat atau bahan peledak lainnya. Tim Inafis dan Jihandak dari Polda Aceh telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara demi mengungkap fakta-fakta yang ada seputar kejadian tersebut. Insiden ini menambah catatan penting mengenai isu keamanan di daerah tersebut, yang diharapkan segera teratasi oleh pihak berwenang. ANTARA