**Borneonews - Jakarta**, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan pentingnya integritas dalam menyikapi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan. Pernyataan ini disampaikan dalam amanat yang diberikan pada Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang ke-79, yang berlangsung di Lapangan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI di Jakarta pada hari Senin.
Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Agung mengingatkan bahwa masyarakat telah memberikan kepercayaan besar kepada institusi hukum ini, menjadikannya sebagai lembaga penegak hukum yang diandalkan oleh publik. "Jangan sekali-kali mencederai dan mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat kepada kita," tegasnya.
Selama lima tahun terakhir, Kejaksaan telah mendapatkan berbagai pencapaian yang signifikan. Capaian ini tidak hanya menunjukkan kinerja lembaga, tetapi juga memperoleh apresiasi dari masyarakat, yang mengakui Kejaksaan sebagai institusi hukum terpercaya. Oleh karena itu, Burhanuddin menekankan kepada seluruh jajaran, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk terus menjaga kepercayaan ini dengan bertindak berdasarkan hati nurani, serta mengedepankan nilai-nilai kejujuran, integritas, dan profesionalisme.
Jaksa Agung juga mengajak seluruh staf untuk terus berinovasi dan mengembangkan kemampuan. Ia menegaskan bahwa setiap anggota Kejaksaan adalah representasi dari institusi dan harus menjaga reputasi lembaga. "Kita harus menjaga diri dan tidak merusak nama baik institusi melalui tindakan-tindakan yang tidak terpuji. Kepercayaan publik adalah tolok ukur keberhasilan kita dalam melaksanakan tugas sebagai penegak hukum," tambah Burhanuddin.
Di akhir amanatnya, Jaksa Agung mengajak seluruh Insan Adhyaksa untuk memanfaatkan momen peringatan ini sebagai titik awal untuk memperbarui semangat pengabdian dan dedikasi kepada bangsa dan negara. "Kita adalah benteng terakhir keadilan dan pengawal kedaulatan hukum," ujarnya dengan penuh keyakinan.
Tema yang diusung dalam peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-79 adalah *Hari Lahir Kejaksaan sebagai Simbol Terwujudnya Kedaulatan Penuntutan dan Advocaat Generaal*. Upacara ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan setelah adanya Keputusan Jaksa Agung Nomor 196 Tahun 2023 mengenai peringatan tersebut.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Ketua Komisi Kejaksaan Pujiyono Suwadi, Wakil Jaksa Agung Feri Wibisono, serta para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan, Staf Ahli Jaksa Agung, dan pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung.
ANTARA
Jaksa Agung Ingatkan Pentingnya Integritas dalam Kejaksaan RI
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Komentar (0)
Memuat komentar…







