JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Rais *Aam* Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Miftachul Akhyar, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pelatihan Manajemen Transformasi Kemasjidan yang diorganisir oleh Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU. Menurutnya, masjid memiliki peranan krusial sebagai sumber kekuatan bagi umat Islam. Miftachul Akhyar menjelaskan, "Masjid merupakan sumber kekuatan, tempat risalah Rasulullah disebarkan, dan menjadi tujuan hijrah serta momen penting dalam perjalanan Isra Mikraj. Saya yakin bahwa pertumbuhan Islam akan terwujud melalui peran aktif masjid." Dalam acara tersebut, yang dihadiri oleh 300 peserta dari berbagai Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, Kiai Miftah menekankan bahwa perjuangan menyebarkan ajaran Islam secara keseluruhan bermula dari masjid. Dia menyatakan bahwa kekuatan Islam dapat dilihat dari keberadaan dan pengelolaan masjid. "Masjid berfungsi sebagai barometer kekuatan Islam. Kegiatan pelatihan ini sangat strategis bagi penguatan manajemen masjid," tambahnya. Lebih lanjut, Miftachul Akhyar mengharapkan agar para peserta pelatihan bersiap untuk melakukan perbaikan dalam manajemen masjid. Dia mencatat bahwa masjid adalah tempat yang dapat menarik umat tanpa perlu undangan formal, serta tempat yang bersifat inklusif tanpa membedakan latar belakang suku, warna kulit, atau status sosial. "Masjid ibarat sebuah parlemen yang anggotanya terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, tanpa perbedaan. Sekalipun ada yang datang belakangan, seperti anggota DPRD, mereka tetap harus menghormati yang datang lebih awal, misalnya seorang tukang becak, untuk menempati barisan terdepan," jelasnya. Dia juga menegaskan pentingnya manajemen masjid yang modern dan terstruktur, agar fungsi masjid dapat diperkuat kembali. "Takmir masjid harus punya manajemen yang baik, layaknya pengelolaan di Masjid Nabawi di Madinah, yang mampu melahirkan generasi terbaik dalam sejarah Islam," ungkapnya. Dari sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, A. Sruji Bahtiar, menyampaikan rasa terima kasih kepada PBNU, khususnya kepada LTM PBNU, atas kerja sama yang telah terjalin dengan pihaknya. "Kami optimis dapat melanjutkan kerja sama ini dengan NU, hingga ke tingkat pengurus di kabupaten (PC) dan kecamatan (MWC)," ucapnya. ANTARA