BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau Marukan dengan penuh harap menlontarkan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Lamandau. Marukan mengaku bahwa sebagai manusia biasa ia pasti sedikit banyak telah berbuat salah dan khilaf, baik dalam kapasitasnya sebagi pribadi, keluarga utamanya dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah.
"Dalam melaksanakan pembangunan daerah selama ini, tentulah saya telah banyak melakukan kesalahan dan kehilafan baik disengaja ataupun tidak, semoga masyarakat berkenan memaafkan saya sepenuh hati," ucapnya.
Pernyataan tersebut terlontar dari Bupati Lamandau itu saat gelaran Halal Bihalal Pemkab Pemkab Lamandau, di aula Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang, Kamis (14/7/2016).
Seperti diketahui, Halal Bihalal Pemkab sudah menjadi tradisi di Kabupaten Lamandau setiap selesai Idul Fitri pada minggu pertama masuk kerja. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah jajaran pemerintahan, termasuk unsur FKPD menggelar, tokoh agama dan masyarakat umum.
Marukan mengatakan, halal bil halal merupakan suatu wujud kebersamaan dalam melaksanakan pembangunan serta keharmonisan suatu hubungan. Bahkan, sambungnya, ada empat pelajaran yang berharga yang bisa dipetik untuk tetap dilaksanakan dalam melaksanakan tugas, yaitu sifat menghargai waktu, introspeksi diri karena perilaku kita dilihat Yang Mahakuasa, sifat saling memaafkan, dan sifat kesetiakawanan.
Tak hanya itu, Marukan juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, utamanya ASN Pemkab Lamandau yang dinilainya telah bekerja sama dalam pembangunan Lamandau selama ini.
Sementara itu Perwakilan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamandau,M Hamim mengatakan bahwa sesuai makna bulan Syawal yang berarti peningkatan, hikmah puasa di Bulan Ramadan lalu diharapkan dapat berimplikasi pada peningkatan kinerja.
"Setelah bulan puasa tibalah bulan Syawal saat ini, semoga Ramadan kita berkah dan dapat dibuktikan dengan produktivitas kinerja yang kian meningkat," tukasnya. (HENDI NURFALAH/m)
Bupati Marukan Minta Maaf Saat Halal Bi Halal Pemkab Lamandau
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







