**Borneonews - Banjarmasin**, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishub Kalsel) melakukan perpanjangan rute baru untuk layanan Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula. Rute yang diperpanjang ini menuju Terminal H Soemarsono di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, serta menghubungkan dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura di Kabupaten Banjar dan Anjir Muara di Kabupaten Barito Kuala.
Kepala Dishub Kalsel, M Fitri Hernadi, menyatakan bahwa Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, berharap agar pelayanan angkutan umum massal di Banjarbakula dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan penambahan rute ini, diharapkan akan semakin memudahkan akses bagi pengguna layanan angkutan umum.
Fitri menjelaskan bahwa sebelumnya, BRT Banjarbakula tidak melayani trayek yang menuju Ponpes Darussalam Martapura dan Anjir Muara. Sebelumnya, layanan angkutan umum dari Terminal Gambut Barakat, yang terletak di Kilometer 17 Kabupaten Banjar, hanya menjangkau hingga Kecamatan Batibati, yang berjarak sekitar 30 kilometer dari kota Pelaihari.
Namun kini, pelayanan BRT telah diperluas sehingga mencakup perjalanan pulang pergi (PP) hingga ke Terminal H Soemarsono PA di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Tarif untuk menggunakan layanan BRT Banjarbakula ditetapkan sebesar Rp5.000 per orang, sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku. Khusus untuk pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas, terdapat tarif yang lebih terjangkau, dan pembayaran dapat dilakukan menggunakan sistem *e-money*.
Ke depan, Dishub Kalsel merencanakan integrasi layanan BRT dengan penyedia transportasi pengumpan dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Banjarbakula. Sebelumnya, Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin, juga meluncurkan layanan angkutan umum gratis bernama "Juara" yang ditujukan untuk menjangkau masyarakat hingga ke area-area terpencil di kota tersebut.
Layanan angkutan gratis ini dioperasikan menggunakan skema *Buy The Service* (BTS) dengan 17 unit armada feeder yang berupa mobil minibus. Armada ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk pendingin udara, pintu geser otomatis, peralatan P3K, alat pemadam api, serta kamera pengawas untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang.
Layanan angkutan feeder gratis tersebut mencakup lima trayek, yang telah diuji coba sebelumnya untuk menentukan seberapa besar kebutuhan transportasi di wilayah tersebut. Trayek I dimulai dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Landasan Ulin, melintasi Jalan Peramuan, Jalan Trikora, hingga kembali ke TMP. Trayek II mencakup Halte Minggu Raya, melalui Jalan Pangeran Suriansyah dan Jalan Ahmad Yani, kembali ke Halte Minggu Raya.
Sementara itu, Trayek III menjangkau kawasan Kecamatan Landasan Ulin, dengan titik awal dari Halte Masjid Al Muhtadien. Trayek IV meliputi halte Kilometer Nol Banjarbaru dengan rute yang melintasi Bundaran Masjid Al Munawwarah, dan Trayek V mulai dari Terminal Simpang Empat menuju SMPN 12 Banjarbaru.
Aditya menyatakan bahwa masing-masing trayek akan diisi dengan tiga armada, yang beroperasi mulai pukul 17.00 hingga 19.00 WITA. Melalui berbagai langkah ini, diharapkan bisa meningkatkan pelayanan dan kenyamanan transportasi bagi masyarakat di Kalimantan Selatan.
ANTARA
Perpanjangan Rute BRT Banjarbakula Tingkatkan Akses Transportasi
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tujuh WNI yang Diamankan di Kapal MT Global Terkait Narkoba Dilepaskan
Pemda Diminta Antisipasi Kebutuhan Akhir Tahun Melalui Operasi Pasar Bersama Bulog
Polda Kalteng Terima 105 Personel dari Mabes Polri
Rumah Pribadi di Kuala Kapuas Jadi Tempat Berlindung 18 Kucing Terlantar
Pembangunan Jembatan Walter Condrad Kotim Ditarget Rampung Desember 2026
Sastra Tutur Dayak Terancam Terpinggirkan, Masyarakat Diajak Lestarikan Bahasa Daerah
Komentar (0)
Memuat komentar…







