MEDAN –
**Borneonews - Deli Serdang**, Tim futsal putri Jawa Barat harus berpuas diri setelah berhasil meraih hasil imbang 1-1 melawan Banten dalam pertandingan grup B pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara. Pertandingan tersebut berlangsung di GOR Futsal Disporasu pada tanggal 2 September 2024. Dalam laga yang berlangsung sengit tersebut, gol pertama bagi tim Jawa Barat dicetak oleh Alya Ananda Hendrota pada menit ke-11. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, karena Regine Ajahra Sapa dari tim Banten segera menyamakan kedudukan hanya satu menit setelahnya. Hasil akhir menunjukkan betapa ketatnya pertandingan antara kedua tim. Pelatih tim futsal putri Jawa Barat, Arif Kurniawan, menyampaikan bahwa semua pemainnya telah berjuang dengan sekuat tenaga untuk meraih kemenangan. Namun, strategi pertahanan yang solid dari lawan memberikan kesulitan bagi timnya untuk mencetak gol tambahan. "Meskipun hanya mendapatkan satu poin, kami merasa bersyukur. Anak-anak sudah bermain dengan maksimal, sesuai instruksi untuk mengedepankan permainan menyerang, hanya saja penyelesaian akhir yang kurang optimal," ungkapnya. Arif juga menyoroti bahwa lawan lebih banyak mengadopsi gaya permainan bertahan yang diimbangi dengan serangan balik. Ketatnya defensif dari tim Banten membuat sejumlah peluang yang diciptakan oleh timnya tidak berujung pada gol. "Kami memang berusaha untuk bermain tenang dan terbuka, serta mendominasi jalannya pertandingan. Namun perlindungan mereka sangat rapat hingga menghadirkan frustrasi. Syukurlah, kami mampu mencetak satu gol," tambahnya. Di sisi lain, kapten tim futsal putri yang berasal dari Jawa Barat, Novita Murni, mengungkapkan bahwa dirinya dan rekan-rekannya sudah berupaya sekuat tenaga untuk membongkar pertahanan lawan. "Kami berusaha keras, tetapi dari sekian banyak peluang yang ada, hanya satu yang bisa dimanfaatkan menjadi gol. Kami tetap bersyukur meski begitu. Kami menyadari masih banyak hal yang perlu diperbaiki ke depan, dan kami akan terus berjuang karena jalan kami masih panjang untuk lolos dari fase penyisihan," ujarnya. Sementara itu, pelatih tim futsal putri Banten, Aris Pratama, merasa puas dengan hasil imbang yang diperoleh. Menurutnya, hasil ini cukup baik mengingat lawan memiliki banyak pemain berkualitas. Sejak awal, ia memang menekankan pentingnya bermain bertahan dan memanfaatkan serangan balik pada kesempatan yang ada. Strategi yang diterapkan oleh tim Banten terbukti efektif, terbukti saat mereka berhasil menjaringkan gol penyama kedudukan melalui skema serangan balik. "Terima kasih kepada semua pemain yang telah memberikan penampilan terbaik. Meskipun kami kalah dalam penguasaan bola, hasil akhir menunjukkan bahwa kami mampu menahan imbang tim kuat seperti Jawa Barat," tutup Aris. ANTARA