MATARAM –
**Borneonews - Mataram** Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, menginformasikan bahwa jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang telah terdaftar hingga saat ini mencapai 464 orang. Kepala BKPSDM Kota Mataram, Taufik Priyono, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan data yang tercatat hingga hari Ahad, 1 September 2024. Ia juga menyatakan bahwa data pendaftar untuk hari ini masih dalam proses pengolahan. Dari total 464 pelamar, Taufik merinci bahwa terdapat 30 pelamar untuk formasi tenaga kesehatan, sementara 434 pelamar lainnya mengajukan diri untuk formasi tenaga teknis. Untuk rekrutmen CPNS tahun 2024 ini, Pemerintah Kota Mataram membuka 93 formasi, yang terdiri dari 13 formasi untuk tenaga kesehatan dan 80 formasi untuk tenaga teknis. Lebih lanjut, Taufik menyampaikan bahwa selain pelamar yang sudah terdaftar, terdapat 1.116 pelamar lainnya yang telah mendaftar namun masih dalam antrean. Hal ini berarti mereka telah membuat akun di sistem formasi Pemerintah Kota Mataram, tetapi belum menyelesaikan proses pendaftarannya dengan mengklik tombol *submit* karena mungkin masih dalam tahap melengkapi berkas-berkas yang diperlukan. Ia menekankan bahwa meskipun pelamar tersebut belum mengirimkan berkas, kehadiran mereka di dalam sistem menunjukkan bahwa mereka sudah memilih untuk melamar pada formasi yang tersedia di Pemerintah Kota Mataram. Taufik juga menegaskan bahwa batas waktu penerimaan berkas lamaran akan ditutup pada hari Jumat, 6 September 2024, pukul 24.00 Wita. Dalam setiap tahapan pendaftaran CPNS yang dilakukan sejauh ini, Taufik melaporkan tidak ada kendala yang berarti. Terkait dengan proses penerimaan berkas, telah disiapkan tujuh petugas yang siap membantu dan menjawab berbagai pertanyaan dari para calon pelamar yang mungkin memerlukan klarifikasi lebih lanjut. Di samping itu, untuk tahapan tes yang akan dilaksanakan, pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan memfasilitasi penggunaan sistem *Computer Assisted Test* (CAT). Pelaksanaan tes ini akan dikoordinasikan oleh pihak Provinsi NTB dan pemerintah pusat, sementara UPT BKN sedang dalam proses pembangunan kantor baru di Jalan Majapahit. ANTARA