**Borneonews - Medan**, Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Nasional Indonesia (Pertina) Sumatera Utara tengah mengintensifkan persiapan bagi para atletnya yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Sebagai bagian dari persiapan tersebut, Pertina menghadirkan seorang psikolog untuk membantu meningkatkan mental petinju.
Pelatih tinju PON Sumut, Anharsyah Tua Harahap, menyampaikan bahwa salah satu langkah yang telah diimplementasikan adalah mengadakan sesi konseling psikologi yang disediakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut. Konseling ini dianggap esensial untuk memompa semangat petinju menjelang pertandingan.
"Setelah mengikuti konseling, para petinju menunjukkan peningkatan rasa percaya diri yang signifikan dan sikap yang lebih optimis," ungkapnya.
Pertandingan tinju direncanakan berlangsung di Kota Pematangsiantar, yang berjarak sekitar 100 kilometer dari Medan. Namun, lokasi venue pertandingan masih menjadi sumber perdebatan di kalangan pengurus dan pengamat olahraga.
Salah satu isu utama yang diangkat adalah penempatan lokasi pertandingan yang direncanakan berada di lantai lima Gedung Merdeka, sebuah gedung yang saat ini masih dalam proses pembangunan. "Saya sangat khawatir jika pertandingan dilakukan di atas gedung yang tinggi seperti itu," lanjut Anharsyah.
Instansi terkait menyadari bahwa untuk cabang olahraga tinju amatir yang akan berlangsung maraton dengan banyak pertandingan dalam waktu yang bersamaan, menggelar pertandingan di gedung tinggi dapat berisiko, terutama dari segi mobilisasi. Keadaan darurat, seperti kerusuhan atau cedera atlet, bisa menjadi masalah serius jika akses untuk evakuasi tidak memadai.
"Tidak hanya itu, lift di gedung tersebut hanya ada dua. Kami sangat khawatir jika terjadi insiden yang tidak diinginkan akan menyebabkan kerumunan massa yang berbahaya. Jika seorang petinju mengalami cedera dan memerlukan pertolongan medis segera, akan sulit untuk membawa mereka ke rumah sakit dari lantai lima," papar Anharsyah.
Pemerintah Kota Pematangsiantar telah menyiapkan Gedung Merdeka di Jalan Merdeka sebagai venue untuk tinju. Gedung ini dirancang menjadi fasilitas olahraga sekaligus pusat perbelanjaan. Namun, lokasi GOR untuk pertandingan tinju tersebut hingga saat ini berada di lantai lima dan belum sepenuhnya selesai.
"Sampai saat ini, pembangunan gedungnya masih berlangsung, dan kelayakannya belum diuji," tegas Anharsyah.
Sebagai solusi, Pertina telah mengajukan alternatif venue, yaitu Gedung Kampus HKBP Nommensen, untuk mempertimbangkan faktor keselamatan dan kenyamanan selama pertandingan.
ANTARA
Psikolog Dampingi Petinju Sumut Persiapkan PON 2024, Venue Diperdebatkan
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







