MATARAM –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengajak generasi muda untuk secara aktif berinovasi dan berpartisipasi dalam proses digitalisasi yang sedang berlangsung di daerah tersebut. Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri, menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai pelopor dalam mewujudkan digitalisasi di NTB. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara pengukuhan organisasi Simposium Pemuda NTB. Bupati menjelaskan bahwa organisasi ini berfungsi sebagai wadah diskusi untuk mengasah keterampilan serta merubah pola pikir yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kemajuan teknologi menawarkan peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan bijak. Digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, serta kualitas sumber daya manusia (SDM) di masyarakat. Dalam konteks ini, pemuda diharapkan dapat memilih inisiatif digital yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga berdampak positif terhadap pembangunan daerah. Peran pemuda dalam pembangunan sangat krusial sehingga tidak jarang para politisi mendekati mereka dengan harapan akan ada generasi penerus yang berpotensi menjadi pemimpin. Oleh karena itu, penting bagi pemuda untuk dibina dan dilibatkan dalam proses pembangunan daerah. Bupati menekankan bahwa akselerasi dan transformasi digital melalui gerakan pemuda NTB harus menjadi sumber inspirasi, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk masyarakat global. Di sisi lain, Direktur Utama Simposium Pemuda NTB, Martoni Ira Malik, menegaskan bahwa pembentukan organisasi tersebut telah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan telah dilengkapi dengan payung hukum yang solid. "Kami hadir untuk berkolaborasi dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung peningkatan SDM, mereka meluncurkan perpustakaan digital yang dapat diakses oleh masyarakat dan para pemuda di NTB. Martoni menambahkan, "Inspirasi dari pemuda sangat penting dalam mewujudkan digitalisasi yang sukses." ANTARA