**Borneonews - Jakarta**, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa Malaysia dan Arab Saudi masih menjadi destinasi utama bagi wisatawan Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri pada bulan Juli 2024.
Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa jumlah perjalanan wisatawan domestik pada Juli 2024 mencapai angka 917,80 ribu perjalanan. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 7,23 persen dibanding bulan sebelumnya, serta kenaikan sebesar 12,46 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.
Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisatawan domestik yang tercatat dari Januari hingga Juli 2024 mencapai 5,34 juta perjalanan. Pudji menekankan bahwa meskipun terjadi peningkatan, jumlah perjalanan tersebut masih berada di bawah angka sebelum terjadinya pandemi COVID-19 pada tahun 2019.
Berdasarkan data negara tujuan, negara-negara di kawasan ASEAN tetap mendominasi daftar 10 negara yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan dari Indonesia. Malaysia mencatatkan angka tertinggi, yakni sebesar 33,14 persen dari total perjalanan keluar negeri. Selain Malaysia, negara-negara lain yang juga menjadi tujuan populer adalah Arab Saudi, Singapura, Thailand, China, Timor Leste, Kamboja, Jepang, Australia, dan Korea Selatan.
Sebagai destinasi kedua yang paling banyak dikunjungi setelah Malaysia, Arab Saudi menyumbang 18,33 persen dari total perjalanan wisatawan pada Juli 2024. Singapura berada di urutan ketiga dengan 12,86 persen, sementara Thailand mencatatkan 5,18 persen.
Menurut Pudji, proporsi kunjungan wisatawan ke Arab Saudi mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini terutama dipengaruhi oleh kembalinya jamaah haji ke tanah air setelah menjalankan ibadah mereka.
Jika dilihat dari jenis pintu kedatangan, jumlah perjalanan wisatawan pada Juli 2024 yang masuk melalui pintu utama tercatat sebanyak 881,63 ribu perjalanan, sedangkan melalui pintu perbatasan mencapai 36,18 ribu perjalanan. Sebagian besar perjalanan keluar negeri tersebut dilakukan melalui bandara, dengan total 726,22 ribu perjalanan melalui pintu udara. Di sisi lain, perjalanan melalui pintu laut dan darat masing-masing tercatat sebanyak 116,92 ribu perjalanan dan 38,50 ribu perjalanan.
Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan statistik yang signifikan dalam hal kedatangan udara, dengan 472,58 ribu perjalanan tercatat pada bulan tersebut. Angka ini mencerminkan bahwa lebih dari separuh dari total perjalanan wisatawan yang masuk melalui pintu udara menggunakan Bandara Soekarno-Hatta sebagai titik kedatangan.
ANTARA
Wisatawan Indonesia, Malaysia dan Arab Saudi Jadi Tujuan Utama
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







