**Borneonews - Batam**, PT Pelni Cabang Batam di Kepulauan Riau mengumumkan bahwa kapal KM Kelud akan berfungsi sebagai hotel terapung selama berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI di Aceh. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung dari 8 hingga 20 September 2024.
Manajer Operasional PT Pelni Cabang Batam, Tuhyono, menjelaskan bahwa KM Kelud akan dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, termasuk official, suporter, dan semua individu yang memerlukan akomodasi selama PON. Dalam pernyataannya yang disampaikan pada hari Senin di Batam, ia menuturkan, "Hari ini adalah pelayaran terakhir KM Kelud dari rute Batam ke Belawan. Setelah itu, kapal akan melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Malahayati di Aceh untuk menjalankan tugasnya sebagai hotel terapung."
Selama KM Kelud beroperasi sebagai akomodasi terapung, semua rute reguler yang biasanya dilayani oleh kapal tersebut akan diambil alih oleh KM Dorolonda. "Jadi, perjalanan KM Kelud menuju Jakarta akan digantikan oleh KM Dorolonda, yang direncanakan berangkat dari Batam menuju Belawan pada 16 September dan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Tanjung Priok pada 18 September," tambah Tuhyono.
KM Kelud sendiri memiliki kapasitas yang cukup besar, mampu menampung hingga 2.607 penumpang. Dari jumlah tersebut, 2.100 kursi dapat difungsikan sebagai tempat tidur, dan terdapat 500 unit kamar tidur yang siap disediakan. "Dengan kapasitas yang ada, tentunya sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka yang akan menginap di kapal," ujar Tuhyono dengan percaya diri.
Setelah penyelenggaraan PON XXI di Aceh, rencananya KM Kelud akan kembali melayani jalur pelayaran reguler pada 24 September 2024. Tuhyono juga menegaskan bahwa kapal tersebut dijadwalkan tiba di Batam pada pukul 18.00 WIB, dan akan segera melakukan keberangkatan kembali dengan membawa penumpang menuju Tanjung Priok pada pukul 21.00 WIB.
ANTARA
KM Kelud Jadi Hotel Terapung Selama PON XXI di Aceh 2024
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







