**Borneonews - Banjarmasin**, Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan (Disperin Kalsel) telah mengambil langkah signifikan dengan melibatkan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam proses produksi serta perancangan kerajinan yang berasal dari limbah kayu. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para pelaku IKM dalam mengolah limbah kayu menjadi produk kerajinan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki nilai ekonomis.
Kepala Disperin Provinsi Kalsel, Abdul Rahim, menyatakan bahwa produk kerajinan yang berbahan dasar kayu ini memiliki keunggulan tersendiri. Salah satu alasan utamanya adalah bahan baku yang mudah diakses serta proses pengolahan yang tidak memerlukan modal yang terlalu besar. Dengan kata lain, para pelaku IKM hanya perlu investasi awal yang relatif rendah dan tentu saja, kreativitas yang tinggi untuk menghasilkan kerajinan dari limbah kayu.
Lebih lanjut, Rahim menekankan bahwa pengolahan limbah kayu dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelaku IKM. Selain itu, kegiatan ini juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat dan membantu mengurangi tingkat pengangguran. Hal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Rahim juga mengakui bahwa perkembangan usaha di sektor mebel menunjukkan tren yang cukup baik. Hal ini terutama terlihat pada usaha penjualan dan pengolahan kayu. Namun, ia mencatat bahwa limbah dari proses pengolahan kayu masih banyak yang tidak dimanfaatkan dan berserakan. Oleh karena itu, pengelolaan limbah kayu yang melimpah sangat penting untuk dimaksimalkan sebagai bahan baku dalam pembuatan produk kerajinan dan aksesoris.
Dalam konteks ini, Rahim menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong pengembangan industri hijau. Dengan memanfaatkan bahan daur ulang dari limbah kayu, diharapkan dapat tercipta peluang pasar yang luas, yang pada gilirannya dapat meningkatkan daya saing industri di wilayah tersebut. Ini menjadi sebuah harapan bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
ANTARA
Strategi Disperin Kalsel Tingkatkan IKM Lewat Limbah Kayu
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Chelsea Dipermalukan Tottenham Hotspur 0-2 di Stamford Bridge
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







