**Borneonews - Sorong**, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sorong, yang terletak di Provinsi Papua Barat Daya, tengah melakukan langkah strategis untuk memperkuat keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Langkah ini ditujukan bagi anak-anak yang mengalami putus sekolah di daerah tersebut, sebagai upaya untuk memfasilitasi pendidikan nonformal.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong, Arby Mamangsa, menjelaskan bahwa penguatan PKBM merupakan salah satu solusi penting untuk memenuhi kebutuhan pendidikan bagi anak-anak yang tidak lagi bersekolah. Dalam pernyataannya, dia mengungkapkan bahwa belum lama ini, pihaknya telah mengumpulkan berbagai pimpinan PKBM untuk memberikan dorongan guna mengakomodasi lebih banyak anak putus sekolah di Kota Sorong.
Pelaksanaan penguatan kepada lembaga PKBM akan difokuskan pada training dan pendampingan. Hal ini bertujuan agar mereka dapat menjalankan tugas edukasi kepada anak-anak yang memilih jalur pendidikan nonformal, tambahnya. Dia juga menekankan bahwa pendidikan nonformal di PKBM beroperasi setiap hari, mirip dengan kegiatan di lembaga pendidikan formal.
Sebelumnya, pendidikan dalam bentuk paket di mata masyarakat sering kali dianggap hanya diadakan sebulan sekali. Namun, saat ini, setiap hari anak-anak diberikan pelajaran. Secara pribadi, saya telah menegaskan agar pengajaran dilaksanakan setiap hari, ujarnya.
Arby Mamangsa juga menyampaikan bahwa materi pelajaran yang didapatkan oleh anak-anak di pendidikan nonformal tidak jauh berbeda dengan yang diajarkan di lembaga formal. Dengan demikian, pendidikan nonformal yang ada sudah rutin dilaksanakan setiap hari. Ini juga berfungsi untuk mengubah cara pandang masyarakat, bahwa sekolah paket bukan hanya sekadar untuk mendapatkan ijazah, jelasnya.
Saat ini, terdapat enam PKBM yang beroperasi aktif di Kota Sorong dan menjadi fokus perhatian dari Dinas Pendidikan. Arby mengungkapkan keyakinan bahwa jumlah anak putus sekolah akan menurun setiap tahun. Dia mencatat bahwa pada tahun ini hampir 500 anak telah menyelesaikan pendidikan di enam PKBM yang ada.
Dia menegaskan, PKBM memainkan peran yang sangat vital dalam pengembangan pendidikan di Kota Sorong. Terlebih lagi, lembaga ini memberikan kesempatan bagi anak-anak putus sekolah dan anak-anak usia sekolah untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Dengan demikian, harapannya adalah setiap anak akan memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan yang memadai.
ANTARA
Dinas Pendidikan Sorong Perkuat PKBM untuk Anak Putus Sekolah
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Komentar (0)
Memuat komentar…







