**Borneonews - Jakarta**, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan keheranannya terkait isu adanya tekanan terhadap para saksi dalam sidang Panitia Khusus Angket Haji. Hal ini dinilai oleh Menag menjadi alasan bagi lembaga legislatif untuk menggandeng Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (*LPSK*).
Dalam pernyataannya di Kompleks Parlemen Jakarta, Menag Yaqut mempertanyakan siapa saja yang merasa tertekan dalam situasi tersebut. Ia juga menegaskan perlunya klarifikasi mengenai saksi-saksi yang meminta perlindungan dari *LPSK*. "Ada tidak? Karena pengetahuan saya menyatakan bahwa semua saksi berasal dari Kementerian Agama," ujar Yaqut.
Sebelumnya, Panitia Khusus Angket Haji 2024 DPR RI memutuskan untuk berkolaborasi dengan *LPSK* sebagai upaya untuk menjamin keselamatan serta keamanan para saksi. Tindakan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi mereka yang telah bersedia memberikan keterangan dengan jujur dan terbuka.
Juru Bicara Pansus Angket Haji, Wisnu Wijaya, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memfasilitasi kelancaran penyelidikan. Sejumlah saksi yang telah dipanggil berasal baik dari unsur pemerintah maupun dari luar pemerintah.
Menag Yaqut mengharapkan adanya kejelasan mengenai permintaan perlindungan ke *LPSK*, mengingat latar belakang semua saksi yang dihadirkan berasal dari Kemenag. Ia menegaskan bahwa tidak ada intimidasi atau tekanan terhadap para staf dan bukti kesaksian harus terjadi secara transparan. Yaqut juga menginstruksikan kepada seluruh staf untuk memberikan jawaban yang jelas atas setiap pertanyaan yang diajukan oleh Pansus.
Selain sebagai jawaban untuk Pansus, sidang tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran yang utuh kepada publik mengenai penyelenggaraan ibadah haji. "Pasti tidak ada intimidasi. Saya telah menginstruksikan semua staf untuk menyampaikan informasi seakurat mungkin sesuai dengan tanggung jawab mereka," tegas Yaqut.
Ia menambahkan, penyampaian ini penting tidak hanya bagi Pansus, tetapi juga untuk masyarakat agar memahami tugas dan fungsi Kemenag secara keseluruhan.
ANTARA
Menag Yaqut Pertanyakan Tekanan pada Saksi Pansus Haji
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Komentar (0)
Memuat komentar…







