BANJARMASIN –
**Borneonews - Batola**, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, yang dikenal sebagai Diskop UKM Kalsel, telah mengambil langkah untuk meningkatkan pengetahuan wirausaha pemula di Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha baru dalam memahami berbagai aspek kewirausahaan. Kepala Diskop UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, menyampaikan melalui konfirmasi yang diperoleh di Banjarmasin bahwa pelatihan tersebut difokuskan kepada wirausaha pemula yang berada di Desa Batik, Kecamatan Bakumpai. Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama lima hari, dari 2 hingga 5 September 2024, dan diikuti oleh 30 peserta dari Desa Batik. Yanuar menjelaskan bahwa harapannya adalah peserta pelatihan dapat memperdalam pengetahuan mereka mengenai berbagai elemen penting dalam kewirausahaan, seperti aspek legalitas usaha serta membangun motivasi untuk meraih kesuksesan. Dalam pelatihan ini, instruktur dan fasilitator yang terlibat merupakan para pejabat struktural dari Diskop UKM Kalsel, termasuk Widyaiswara dan para praktisi di bidang olahan makanan. Salah satu fokus utama dari pelatihan ini adalah mendorong peserta untuk aktif berinovasi dan berkreasi dalam produk dan usaha mereka. Selain itu, kebijakan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Kalimantan Selatan juga menjadi perhatian dalam program ini. Yanuar menekankan pentingnya pemahaman mengenai proses produksi yang baik, termasuk cara memproduksi pangan olahan yang aman. Selain itu, peserta pelatihan diberikan informasi mengenai bahan tambahan pangan, cara penggunaannya, dan teknik pengolahan makanan yang tepat. Pemahaman mengenai penetapan Harga Pokok Penjualan (*HPP*), pengelolaan modal, serta aspek pelabelan dan pengemasan produk juga menjadi inti dari materi yang disampaikan oleh para narasumber. Yanuar berharap bahwa melalui pelatihan ini, para peserta akan berhasil menanamkan jiwa wirausaha yang kuat, sehingga dapat mendukung keberlangsungan UMKM mereka. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu mengelola manajemen usaha serta keuangan dengan baik, mencakup semua aspek mulai dari produksi hingga penjualan serta pemasaran produk yang mereka miliki. ANTARA