BANTEN –
**Borneonews - Rangkasbitung**, Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Banten sedang melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan asal Kabupaten Lebak yang dilaporkan terseret ombak di Pantai Goa Langir. Kejadian tersebut berlangsung pada hari Senin, 2 September, sekitar pukul 11.00 WIB. Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, menyatakan harapannya agar nelayan bernama Hamim, berusia 38 tahun dan bertempat tinggal di Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, dapat segera ditemukan pada hari yang sama. Insiden yang merugikan ini bermula ketika dua nelayan tengah mencari agar-agar di area tebing karang di Pantai Goa Langir. Secara tiba-tiba, keduanya disapu gelombang tinggi. Salah satu nelayan, Sudin, berhasil menyelamatkan diri, sementara Hamim tidak dapat bertahan dan terseret lebih jauh ke dalam laut hingga tenggelam. Usai menyaksikan hilangnya Hamim, masyarakat setempat berusaha melakukan pencarian, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Pada pukul 13.30 WIB, Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Lebak, Erwin, menginformasikan situasi ini kepada Kantor Basarnas Banten. Menanggapi laporan tersebut, Basarnas segera mengerahkan tim Unit Siaga SAR Lebak, yang dilengkapi dengan alat Palsar Air. "Hingga sore ini, kami masih melakukan penyisiran di sekitar kawasan Pantai Goa Langir dan Pantai Sawarna," tambah Al Amrad. Tim masih berusaha seoptimal mungkin untuk menemukan Hamim dan berharap agar proses pencarian dapat segera membuahkan hasil yang positif. ANTARA