**Borneonews - Cianjur**, Kabupaten Cianjur, yang terletak di Jawa Barat, berhasil meraih prestasi luar biasa dengan menjadi daerah terdepan dalam penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hingga saat ini, Cianjur telah menerbitkan sebanyak 54.602 NIB, mencatat pencapaian sebesar 107 persen dari target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk tahun 2024.
Djoko Purnomo, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, menyatakan bahwa target yang ditetapkan oleh Pemprov Jawa Barat adalah sebanyak 50.846 NIB. Namun, sejak Januari hingga Agustus 2024, Cianjur berhasil melampaui target tersebut dengan mengeluarkan lebih dari 54.000 NIB.
"Pencapaian ini membuat Kabupaten Cianjur menduduki peringkat pertama dari 27 kota/kabupaten yang ada di Jawa Barat. Kami melampaui target dengan pencapaian 107,39 persen, yaitu dengan jumlah NIB sebanyak 54.602, mengungguli daerah lain," ungkapnya.
Keberhasilan ini, lanjut Djoko, merupakan hasil dari kolaborasi yang solid antara berbagai pihak, terutama petugas di DPMPTSP Cianjur dan kecamatan. Kerja sama ini terwujud melalui Program Layanan Mantap untuk Pelaku Usaha demi Generasi Terdepan Cianjur, yang lebih dikenal dengan sebutan *Lampu Gentur*.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lima daerah dengan capaian tertinggi dalam penerbitan NIB terdiri dari Kabupaten Cianjur (107,39 persen), Kota Banjar (92,07 persen), Garut (70,99 persen), Kota Cirebon (69,67 persen), dan Kota Cimahi (68,43 persen).
Djoko Purnomo juga menambahkan bahwa pihaknya optimis jumlah NIB akan terus meningkat hingga akhir tahun. Ini sejalan dengan program Pemkab Cianjur yang bertujuan menciptakan 10 ribu pelaku UMKM baru, dengan total pelaku UMKM baru mencapai hampir 80 ribu di seluruh 32 kecamatan yang ada.
Untuk memfasilitasi pelaku usaha di wilayah utara hingga selatan, DPMPTSP Cianjur telah melaksanakan kegiatan pelayanan dan bantuan pembuatan NIB melalui inisiatif *Desa Manjur* yang diadakan oleh Bupati Cianjur. Kegiatan ini berlangsung empat kali dalam seminggu untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki target ambisius untuk menerbitkan 1 juta NIB bagi pelaku UMKM pada tahun 2024. Beberapa waktu yang lalu, seluruh Kepala Dinas DPMPTSP di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat telah menandatangani Pakta Integritas yang berkomitmen untuk meningkatkan pengembangan UMKM di kawasan masing-masing.
Salah satu point yang ditekankan dalam pakta integritas ini adalah mempermudah proses penerbitan NIB. Dengan keberadaan nomor izin ini, diharapkan pelaku usaha akan lebih mudah mengakses pendanaan secara legal melalui lembaga perbankan dan koperasi.
ANTARA
Cianjur Raih Peringkat Pertama Penerbitan NIB se-Jawa Barat
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







