BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib H Said Ismail, Jumat (15/7/2016), menerima kunjungan sejumlah orang tua yang melaporkan bahwa ada indikasi kecurangan di beberapa sekolah negeri di Palangka Raya dalam melakukan penerimaan siswa baru. 

Indikasi ini muncul lantaran seorang anak justru mendapat nilai tertinggi di SD Santa Maria namun tak diterima masuk di SMPN 2 Palangka Raya. Tanpa berlama-lama, Wagub kemudian langsung mendatangi SMPN 2 Palangka Raya yang merupakan sekolah favorit dan menjadi rebutan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya.

Bersama Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Damber Liwan, Wagub kemudian mendatangi Kepala SMPN 2 Palangka Raya untuk meminta penjelasan.

"Saya menerima laporan dari orang tua bahwa anaknya yang pintar tidak diterima di sini. Saya hanya ingin penjelasan supaya kalau ada orang tua yang datang ke saya lagi, saya bisa jelaskan," ungkap Wagub saat dihubungi Borneo News.

Tak hanya ke SMPN 2 Palangka Raya, SMPN 1 Palangka Raya juga kecipratan aksi sidak Wagub Kalteng ini. Menurut Habib, ia tak mau hanya menerima informasi dari satu pihak saja melainkan kumpulan informasi dari berbagai sisi.

"Dari orang tua kita terima, dari pihak sekolah juga harus kita dengarkan. Ternyata ini hanya kesalahpahaman informasi," terang Wagub.

Kepala SMPN 2 Palangka Raya M Usman, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penerimaan siswa baru tahun ini memang menggunakan sistem komputerisasi dan tersistem. Hal ini membuat pihaknya tidak akan bisa berbuat curang karena yang menyeleksi adalah sistem.

"Tesnya seperti Ujian Nasional, jadi melingkari jawaban menggunakan pensil 2B. Jadi walaupun anaknya cerdas, tapi ada kesalahan saat mengisi lingkaran jawaban, jawaban itu tidak terbaca oleh komputer. Kemungkinan itu yang membuat anak ini tidak lolos seleksi," jelas Usman.

Pihaknya juga meminta maaf jika dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru ada orang tua yang merasa dirugikan dengan sistem baru ini.

"Justru ini supaya tes yang dilakukan menjadi adil. Jadi kita tidak tau dia anak siapa atau keluarga siapa, semua hasilnya murni dari hasil tes ini," tutup Usman. (TESTI PRISCILLA/m)