JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luluk Nur Hamidah, mengungkapkan rencananya untuk menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Pertemuan ini berkaitan dengan pencalonannya sebagai gubernur Jawa Timur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Luluk berharap kunjungan tersebut dapat mengundang partisipasi Ma'ruf Amin dalam kampanyenya nanti. Ia menyatakan, "Insya Allah, insya Allah, insya Allah, karena beliau sudah sebagai Ketua Dewan Syuro, dan saya insya Allah akan minta waktu untuk sowan kepada beliau," di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada hari Senin. Dalam pertemuan tersebut, Luluk juga akan meminta saran dan pandangan dari Ma'ruf Amin, yang menjabat sebagai Ketua Pengarah Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia. Menurutnya, pengalaman Ma'ruf sebagai wakil presiden akan sangat berarti, terutama karena beliau secara langsung memimpin gugus tugas yang menangani masalah stunting di tanah air. Luluk menegaskan bahwa fokus programnya jika terpilih nanti adalah menangani masalah stunting dan kemiskinan di Jawa Timur untuk periode 2024-2049. Dia menjelaskan, "Kebetulan Jawa Timur adalah salah satu provinsi dengan angka stunting yang masih di atas harapan. Beberapa kabupaten di Madura, misalnya, mengalami stunting yang sangat tinggi, bahkan melebihi 20 persen." Dia menekankan pentingnya masukan dari berbagai pihak untuk menghadapi tantangan-tantangan ini. "Di Jawa Timur ini, angka stunting masih tinggi, dan kemiskinan juga di atas rata-rata nasional. Oleh karena itu, masukan dari berbagai pihak sangatlah dibutuhkan untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna mengatasi permasalahan yang ada di provinsi ini," tambahnya. Sebelumnya, pada tanggal 28 Agustus, Sekretaris Jenderal PKB, Hassanudin Wahid, menyatakan bahwa partainya akan mengusung Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim sebagai pasangan calon untuk Pilkada Jawa Timur 2024. Hassanudin menjelaskan, "Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Khakim." Pada malam hari berikutnya, Ketua DPP PKB, Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, juga mengantarkan pasangan calon ini untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur dengan diiringi nuansa budaya Madura, di mana mereka dikenal dengan sebutan "Luman." Mereka mendatangi KPU Jawa Timur di Surabaya pada Kamis malam dengan dihadiri oleh ribuan relawan dan kader PKB sekitar pukul 21.30 WIB. ANTARA