DENPASAR –
**Borneonews - Denpasar**, TNI dan Polri telah bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengamankan kawasan sekitar Mulia Resort, Nusa Dua, Bali. Lokasi tersebut ditetapkan sebagai tempat berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi Indonesia-Africa Forum (IAF) Ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF MSP). Komisaris Besar Polisi Jansen Avitus Panjaitan, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali, menjelaskan bahwa langkah pengamanan ini diambil untuk memastikan bahwa semua rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari. Dalam penjelasannya, Jansen mengungkapkan, “Polri bersama dengan TNI dan pihak-pihak terkait sedang melaksanakan pengamanan di sekitar Mulia Resort Nusa Dua, yang merupakan venue utama kegiatan KTT Indonesia-Africa Forum (IAF) Ke-2 dan HLF MSP.” Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dalam pengamanan konferensi tersebut, Polri akan berfokus pada ring 3, yakni wilayah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar. Hal ini menjadi penting agar tindakan kepolisian tetap bersifat humanis, demi kelancaran mobilitas masyarakat sehari-hari dan terlaksananya acara konferensi secara aman. Sebagai bagian dari upaya pengamanan, TNI-Polri telah menyiagakan lebih dari 13.400 personel gabungan. Tak hanya itu, untuk meningkatkan efektivitas pengamanan, mereka juga memanfaatkan berbagai alat transportasi udara, termasuk empat helikopter, pesawat Hercules, empat Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), serta pesawat tempur F-16 yang siap siaga di sekitar wilayah Bali. Dengan pendekatan yang terkoordinasi dan komprehensif ini, diharapkan seluruh rangkaian acara dapat berjalan tanpa hambatan, memberikan dampak positif bagi hubungan Indonesia dengan negara-negara Afrika dalam konteks kerja sama yang lebih luas. ANTARA