JAKARTA –
**Borneonews - Ankara**, Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Turki pada tanggal 4 September untuk bertemu dengan pemimpin Turki, Recep Tayyip Erdogan. Pertemuan ini diperkirakan akan menjadi platform untuk membahas langkah-langkah dalam mencari solusi terhadap konflik di Gaza. Informasi ini dilaporkan oleh surat kabar Turki, *Milliyet*, sebagaimana disampaikan oleh seorang sumber di pihak Mesir kepada *Sputnik* pada akhir bulan Agustus lalu. Pertemuan antara Sisi dan Erdogan berlangsung dalam konteks upaya normalisasi hubungan antara kedua negara, yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Terdapat tiga isu utama yang diharapkan akan menjadi agenda pembahasan dalam pertemuan ini. Pertama dan yang paling mendesak, kedua presiden akan membahas langkah-langkah untuk mencapai *ceasefire* atau gencatan senjata di Gaza, serta upaya untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak. Selain itu, perluasan kerja sama bilateral juga menjadi fokus pembicaraan. Dalam hal ini, mereka menargetkan peningkatan volume perdagangan bilateral yang saat ini mencapai 10 miliar dolar AS (setara dengan 155,3 triliun rupiah) menjadi 15 miliar dolar AS (sekitar 233 triliun rupiah). Selain itu, perjanjian pertahanan yang direncanakan untuk menyediakan pesawat tanpa awak bagi Mesir juga termasuk dalam agenda pertemuan. Lebih jauh lagi, Sisi dan Erdogan diperkirakan akan mendiskusikan isu-isu regional yang berkaitan dengan Mediterania Timur dan situasi di Libya. Pada bulan Februari lalu, Erdogan melakukan kunjungan ke Kairo, yang merupakan kunjungan pertamanya dalam waktu 12 tahun. Ini merupakan bagian dari usaha bersama untuk memperbaiki hubungan diplomatik antara dua negara yang memiliki hubungan sejarah yang kompleks. Pada bulan Juli 2023, Ankara dan Kairo juga sepakat untuk menunjuk duta besar di ibu kota masing-masing, langkah ini merupakan yang pertama dalam satu dekade terakhir. Kesepakatan untuk meningkatkan hubungan diplomatik tersebut dicapai oleh Erdogan dan Sisi pada bulan Mei tahun yang sama. ANTARA