BOGOR –
**Borneonews - Karawang**, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melaporkan bahwa pencapaian investasi di wilayah tersebut sangat memuaskan. Hingga bulan Juni 2024, total investasi yang tercatat mencapai Rp37,4 triliun. Angka ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dan mendekati target investasi tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp42,7 triliun. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kesiapan dan responsivitas Pemerintah Kabupaten Karawang. Wawan Setiawan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, menunjukkan optimisme tentang pencapaian target investasi tahun ini. Menurutnya, hal ini didukung oleh komitmen Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, bersama dengan jajaran Forkopimda, yang secara aktif berupaya menjaga situasi yang kondusif untuk menarik para investor. Setiawan menjelaskan bahwa pencapaian investasi tersebut berasal dari dua kategori utama, yakni *penanaman modal asing* dan *penanaman modal dalam negeri*. Data menunjukkan bahwa Karawang menduduki peringkat teratas di Jawa Barat untuk realisasi investasi dari kedua kategori tersebut selama periode Januari hingga Juni 2024. Tingginya angka investasi di Karawang juga disebabkan oleh keaktifan Bupati Aep Saepuloh dan jajaran Forkopimda dalam memelihara iklim investasi yang baik. Mereka secara rutin melakukan pemantauan ke lapangan, termasuk mengunjungi kawasan industri, untuk memastikan bahwa para investor merasa nyaman dan percaya untuk menanamkan modal mereka di Karawang. Wawan menekankan bahwa keberadaan keamanan dan kenyamanan bagi para investor adalah faktor penting dalam menarik investasi. Ia menjelaskan bahwa Bupati dan Forkopimda selalu siap untuk menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi perusahaan di Karawang. Dengan pendekatan yang responsif dan proaktif ini, pemerintah daerah berharap dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan tingkat investasi di wilayahnya. ANTARA