BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat ini sedang menunggu hasil tes kesehatan untuk tiga pasangan calon yang akan berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah atau *Pilkada Serentak 2024*. Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido, menjelaskan bahwa serangkaian pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama tiga hari terakhir telah dilaksanakan dengan sukses. Dia menegaskan bahwa selama proses tersebut, kondisi ketiga bakal pasangan calon berada dalam keadaan baik tanpa mengalami kendala berarti. “Selama menjalani tes kesehatan, semua pasangan calon menunjukkan kondisi fisik yang positif, dan tidak ada masalah yang mencolok,” ungkapnya saat memberikan keterangan di Cikarang, baru-baru ini. Laporan resmi yang dihasilkan oleh tim medis dari RSUD Kabupaten Bekasi akan sangat krusial dalam melengkapi berbagai syarat yang diperlukan bagi bakal pasangan calon untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya. Menurutnya, hasil pemeriksaan yang objektif sangat dibutuhkan sebagai salah satu syarat penting bagi calon-calon tersebut. “Setelah proses pemeriksaan kesehatan selesai, tim dokter akan mendiskusikan dan menyampaikan kesimpulan hasilnya kepada KPU. Kami berharap apa yang terdapat dalam laporan tersebut dapat dipertanggungjawabkan sebagai persyaratan yang tidak dapat ditawar lagi bagi para pasangan calon,” ujarnya. Setelah menerima hasil pemeriksaan kesehatan, KPU Kabupaten Bekasi akan melanjutkan tahapan pemilihan melalui verifikasi administrasi guna menentukan pasangan calon yang bakal ditetapkan sebagai pasangan resmi yang berhak berpartisipasi dalam Pilkada tahun 2024. “Kami komitmen untuk tetap transparan kepada masyarakat dengan memberikan informasi terkait penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk pemilihan ini. Semua harus memenuhi syarat yang ditetapkan, baik dari sisi administrasi maupun kesehatan,” tambahnya. Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, Arief Kurnia, menambahkan bahwa sebanyak 11 dokter spesialis, bersama tim pendukung seperti perawat, analis laboratorium, dan radiografer, terlibat dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan para pasangan calon selama tiga hari tersebut. “Tim kami telah dibentuk untuk melakukan pemeriksaan, baik secara fisik maupun mental, serta tes penunjang lainnya. Hasil dari pemeriksaan ini akan dibahas lebih lanjut dalam rapat dan disampaikan kepada KPU secepatnya,” tutupnya. ANTARA