BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Sebanyak 50 bakal calon wali kota, wakil wali kota, bupati, dan wakil bupati telah menyelesaikan proses pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari persiapan mereka untuk berkompetisi dalam pemilihan di 11 kota dan kabupaten yang ada di wilayah tersebut. Wakil Direktur Penunjang Non Medik, Hukum, dan Diklat RSUD Ulin, Rusma Khazari, menginformasikan bahwa para calon kepala daerah ini menjalani rangkaian pemeriksaan yang melibatkan kerjasama antara RSUD Ulin, Ikatan Psikologi Kalimantan Selatan, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel. Proses pemeriksaan tersebut berlangsung dari tanggal 30 Agustus hingga 2 September 2024. Rusma menjelaskan bahwa seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan secara independen agar tidak terpengaruh oleh pihak-pihak tertentu. Dia juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap langkah yang diambil dalam rangka menilai kesehatan para calon. Lebih lanjut, Rusma menyebutkan bahwa tim kesehatan bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari masing-masing kota dan kabupaten di Kalimantan Selatan akan mengumumkan hasil dari pemeriksaan kesehatan ini pada hari Selasa ini. Sebelum pemeriksaan ini dilakukan, RSUD Ulin Banjarmasin telah memperkirakan jadwal untuk para bakal calon yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Tapin, Barito Kuala, dan Tanah Bumbu. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap calon dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Tabalong, Kotabaru, Balangan, serta Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru. Pemeriksaan kesehatan yang dijalani oleh para calon mencakup berbagai aspek, seperti penyakit dalam, jantung, paru-paru, fungsi luhur, psikiatri, tes narkoba, kesehatan fisik, serta tentang kesehatan mata. Apabila terdapat indikasi penyakit pada seorang calon, mereka akan segera mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tim dokter di RSUD Ulin menggunakan peralatan medis modern, termasuk *MRI*. Dengan demikian, semua peserta diharapkan dapat menjalani proses seleksi ini dengan baik dan memberikan rasa percaya kepada masyarakat mengenai kondisi kesehatan mereka. ANTARA